Kementerian PUPR alokasikan Rp1 triliun penyelesaian jalan Luwu Raya dan Toraja

id Antara Sulsel

Kementerian PUPR alokasikan Rp1 triliun penyelesaian jalan Luwu Raya dan Toraja

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah pada suatu acara di Makassar, Sabtu (13/7). ANTARA FOTO/HO/Humas Pemprov Sulsel

Doakan juga Insya Allah akan ada peningkatan kapasitas terminal dan penambahan landasan pacu di Bandara Bua
Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan Kementerian PUPR mengalokasikan Rp1 triliun untuk menyelesaikan jalan di daerah Luwu Raya dan Toraja. 

"Alhamdulillah, dengan penuh syukur kami sampaikan kepada masyarakat bahwa pada tahun 2020 Kementerian PUPR mengalokasikan  Rp1 triliun untuk menyelesaikan jalan di daerah Luwu Raya dan Toraja," tulis Nurdin Abdullah di akun instagram @nurdin.abdullah, Sabtu.

Tahun 2020 diprioritaskan untuk pembukaan jalan Bandara Bua - Rantepao dan jalan Sa'bang-Seko. Dengan spesifikasi jalan lebar, mempunyai dua jalur, jalan ini mendukung akses pariwisata Toraja dan diharapkan mendukung percepatan ekonomi daerah Luwu Raya (segitiga emas).

"Doakan juga Insya Allah akan ada peningkatan kapasitas terminal dan penambahan landasan pacu di Bandara Bua," sebutnya.

Selain itu, dana tersebut juga untuk membangun jalan ruas Compong-Larompong dan Parigi-Bungoro.

"Mohon doanya Insyaa Allah tahun 2020 jalan menuju daerah terisolir di daerah Luwu Raya bisa terselesaikan," harapnya.

Sementara pada saat Rapat Paripurna di hadapan anggota dewan, Nurdin Abdullah menjelaskan, bersama Prof Rudi yang saat ini menjabat Kepala Dinas PUPR diundang oleh Menteri PUPR. Hadir seluruh Dirjen PUPR, dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meminta program prioritas Pemprov Sulsel.

"Bapak anggota dewan yang terhormat kami telah menyerahkan yaitu fokus untuk menyelesaikan Sa'bang-Seko karena ini memerlukan anggaran negara yang cukup besar," paparnya.

Demikian juga jalan Rantepao-Bua telah disetujui. Beberapa ruas-ruas jalan tanggung jawab Pemprov Sulsel ini juga menjadi keluhan dari berbagai daerah. Oleh karena itu, permasalahan ini akan dijadikan prioritas.
 
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar