BMH-SAR Hidayatullah bantu korban gempa di Halmahera Selatan

id Halmahera Selatan, Gempa Bumi Maluku Utara,elawan Laznas Baitul Maal Hidayatullah,SAR Hidayatullah

BMH-SAR Hidayatullah bantu korban gempa di Halmahera Selatan

Kondisi terkini korban gempa bumi di Halmahera Selatan, Selasa (16/07/2019). ANTARA Foto/HO/BMH

Makassar (ANTARA) - Relawan Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bersama SAR Hidayatullah saat ini berada di Halmahera Selatan guna memberikan bantuan evakuasi dan logistik kepada para korban musibah gempa bumi di tempat itu.

Berdasarkan keterangan resminya yang diterima di Makassar, Selasa, para relawan langsung bergerak ke Halmahera Selatan Senin 15 Juli kemarin.

"Alhamdulillah BMH dan SAR Hidayatullah pada Senin sore sudah tiba di lokasi. Saat ini tim berada di Desa Tawa Kecamatan Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan," terang Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara, Arif Ismail, Selasa.

Arif menyampaikan gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Richter yang terjadi Ahad, 14 Juli 2019 telah menyebabkan rumah-rumah warga roboh, sebagian hancur dan warga mulai tinggal di tenda-tenda darurat.

Oleh karena itu, pengiriman relawan tahap pertama ini, BMH dan SAR Hidayatullah fokus pada bantuan evakuasi dan logistik berupa kebutuhan pokok dan tenda pengungsian.

"Insya Allah akan segera dibangun Posko Peduli Bencana, sehingga semakin banyak warga terdampak yang dapat kami bantu," papar Arif Ismail.

Menurut Arif, bantuan mendesak yang dibutuhkan warga saat ini di lokasi berupa terpal untuk tenda pengungsian, makanan siap saji, selimut, perlengkapan bayi, obat-obatan, air mineral dan perlengkapan wanita.

"BMH dan SAR Hidayatullah insya Allah siap menjadi mitra terbaik masyarakat yang ingin membantu warga terdampak di Halmahera Selatan ini," katanya.

Arif menceritakan, relawan menuju lokasi kejadian berangkat dari Ternate menuju Sofifi dengan speedboat selama satu jam, kemudian naik mobil lintas menuju Saketa sekitar 7 jam lamanya, baru menuju Bacan dan memakan waktu satu jam 30 menit.

"Perjalanan cukup panjang, sehingga baru hari ini (Selasa), tim dapat bergerak melakukan aksi bantuan," imbuh Arif Ismail.
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar