
Pemprov Sulbar akan Buka Sekolah Berbasis Perkebunan

Mamuju (ANTARA News)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) berencana membuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis perkebunan tanaman Kakao dan kelapa sawit sesuai dengan potensi daerah di wilayah itu.
Hal ini dikatakan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, Selasa, saat menggelar acara dialog dengan rombongan Komisi I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di aula kantor gubernur Sulbar.
Menurut Anwar, rencana program pembukaan SMK berbasis perkebunan itu juga merupakan salah satu poin arah kebijakan pemerintah Sulbar dengan visi peningkatan aksesibilitas pendidikan dan kesehatan.
"Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah salah satu arah kebijakan yang kami canangkan untuk mempersiapkan generasi muda yang kompetitif dan berdayaguna,"kata dia.
Anwar mengatakan, melalui program SMK berbasis perkebunan tersebut diharapkan Sulbar melahirkan manusia yang handal di bidang perkebunan khususnya di bidang perkebunan Kakao dan kelapa sawit yang menjadi salah satu potensi unggulan Sulbar.
"Komoditas tanaman perkebunan di Sulbar baik jenis tanaman kakao maupun kelapa sawit, cukup melimpah sehingga dibutuhkan tenaga handal untuk mengelola hasil perkebunan yang kita milik itu," tuturnya.
Apalagi, kata dia, Sulbar salah satu daerah yang mampu menghasilkan kakao maupun kelapa sawit, sehingga tidak salah jika program pendidikan berbasis perkebunan menjadi program prioritas untuk segera digalakkan oleh pemerintah daerah.
"Potensi hasil perkebunan akan terasa hambar, jika sistem pengelolaan hasil tanaman tersebut tidak dikelola secara moderen. Untuk memulainya, maka yang harus diperhatikan lebih dini adalah menyiapkan tenaga handal melalui pendidikan SMK berbasis perkebunan maupun pertanian, "kata dia.
Selain itu, kata Anwar, program pendidikan kejuruan lain juga sudah mulai dikembangkan seperti pengembangan SMK kelautan dan pertanian yang disebar pada lima kabupaten di Sulbar.
"Potensi perikanan di Sulbar dengan luas perairan 20.342 Km2 dengan panjang pantai sekitar 677 kilometer juga menyimpan hasil laut yang melimpah, sehingga potensi itu menjadi motivasi kami untuk mengembangkan SMK di bidang perikanan," tukasnya. (T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
