Gubernur Sulsel ingatkan peserta Latpim dan Latsar menjaga APBD

id Antara Sulsel

Gubernur Sulsel  ingatkan peserta Latpim dan Latsar menjaga APBD

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah saat membuka acara Latpim dan Latsar calon aparatur sipil negara (CASN) di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulsel, Kamis, (18/7). ANTARA FOTO/HO/Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah menekankan sekaligus meminta para peserta Latihan Kepemimpinan (Latpim) tingkat III serta Latihan Dasar (Latsar) CASN lingkup Pemprov Sulsel dan lingkup Pemkab Enrekang untuk menjaga APBD saat dipercaya menjadi pemimpin kelak.

Nurdin di Makassar, Kamis, sekaligus meminta agar semua lini di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel selalu mengedepankan pelayanan prima bagi masyarakat.

"Kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit. Ini yang harus kita lakukan, camkan itu. Bagi calon pemimpin ini perbaikan niat, jaga dengan baik APBD pemerintah, ini adalah uang rakyat," kata mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Latpim dan Latsar calon aparatur sipil negara (CASN) di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulsel resmi dibuka oleh Gubernur Sulsel hari ini.

Kegiatan Latpim tingkat III lingkup Pemprov Sulsel diikuti 40 orang, Latsar CASN lingkup Pemprov Sulsel sebanyak 80 orang dan Latsar lingkup Pemkab Enrekang sebanyak 40 orang dengan jumlah keseluruhan peserta sebanyak 160 orang.

Menurut Nurdin, Latpim dan Latsar ini merupakan jawaban untuk menciptakan calon pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi baik untuk Pemprov Sulsel maupun kabupaten Enrekang.

"Yang dibutuhkan sekarang ini adalah pemimpin yang memiliki trust dan integritas yang tinggi. Kita tidak krisis orang pintar tapi kita krisis pemimpin yang memiliki moral," sebutnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu juga mengajak para peserta Latpim dan Latser untuk tidak mencari-cari kesalahan orang lain.

"Saya berharap kepada calon pemimpin kita, jangan mencari kesalahan orang lain, jangan suka mencari aibnya orang lain, perjuangan kita masih panjang," pungkas alumni Universitas Jepang itu.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar