Polisi tetapkan Kris Hatta tersangka setelah pemeriksaan lima saksi

id Kris Hatta,Kris Hatta ditangkap,Kris Hatta penganiayaan,Kris Hatta ditahan,Polda Metro Jaya

Artis Kris Hatta dihadirkan dalam rilis kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24-7-2019). Kris ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan yang terjadi di tempat hiburan malam bernama Dragonfly di Jakarta Selatan pada tanggal 6 April 2019. (Foto: Ricky Prayoga)

Usai mendapat laporan, polisi langsung bergerak dan melakukan pemeriksaan di lokasi. Sudah ada lima saksi yang kita periksa, ada dari Satpam, dari korban sendiri, dan dari teman korban, serta rekaman CCTV
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa artis Kris Hatta ditetapkan tersangka kasus penganiayaan di sebuah hiburan malam usai petugas melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi dan rekaman closed circuit television (CCTV).

"Usai mendapat laporan, polisi langsung bergerak dan melakukan pemeriksaan di lokasi. Sudah ada lima saksi yang kita periksa, ada dari Satpam, dari korban sendiri, dan dari teman korban, serta rekaman CCTV," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

Setelah memeriksa saksi dan rekaman CCTV, kata Argo, polisi juga memeriksa hasil visum terhadap korban dan diyakini bahwa Kris adalah pelakunya.

"Setelah diperiksa itu semua, ternyata benar KH adalah pelakunya," katanya

Argo menceritakan Kriss yang ditangkap di indekos temannya di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu pukul 06:00 WIB, melakukan penganiayaan pada tanggal 6 April 2019 di tempat hiburan malam bernama Dragonfly di Jakarta Selatan.

Berdasarkan laporan korban yang diketahui bernama Antony, 6 April 2019, kejadian itu bermula saat Kris terlibat cekcok dengan teman korban.

Melihat hal tersebut, korban mendekati lokasi kejadian dan berusaha melerai percekcokan. Namun, tersangka langsung memukul korban di bagian wajah mengenai hidung dan mengakibatkan hidung pelapor berdarah dan patah.

"Awalnya teman korban cekcok dengan pelaku, lalu korban datang dan berusaha untuk melerai, malah dipukul pelaku," ujar Argo.

Akhirnya, korban yang bernama lengkap Antony Hillenaar membuat laporan yang tertuang dalam laporan polisi nomor LP/2109/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 6 April 2019.

Kini Kris Hatta harus menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar