Kongres luar biasa PSSI digelar Sabtu malam di Ancol

id kongres luar biasa pssi,pssi,fifa,afc

Logo PSSI. (PSSI)

Perwakilan FIFA di KLB yaitu Sanjeevan C. Balasingam dan Luca Nicola, sementara AFC diwakili oleh Purushottam Kattel

Jakarta (ANTARA) - Kongres luar biasa (KLB) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) siap digelar pada Sabtu (27/7) mulai pukul 19.00 WIB di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.

Dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Jumat, KLB akan dihadiri oleh 86 pemilik suara (voters) PSSI dan perwakilan pemerintah, KONI, FIFA serta AFC.

"Perwakilan FIFA di KLB yaitu Sanjeevan C. Balasingam dan Luca Nicola, sementara AFC diwakili oleh Purushottam Kattel," kata Ketua Panitia Pelaksana KLB Dessy Arfianto.

KLB PSSI dibuka dengan seremoni menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PSSI lalu dilanjutkan dengan sambutan dari FIFA, Menpora dan KONI.

KLB kemudian memasuki inti acara mulai pukul 19.30 WIB yang direncanakan berlangsung sampai pukul 22.00 WIB.

Di rentang waktu itu ada penyampaian pernyataan KLB PSSI telah sesuai statuta, setelah itu pernyataan tata tertib KLB PSSI.

Kemudian Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Iwan Budianto membacakan pidato pembukaan, kemudian penunjukan petugas pemeriksa berita acara dan penghitungan suara.

Terakhir, KLB membahas pengesahan revisi statuta PSSI, kode pemilihan PSSI dan penetapan serta pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan pidato penutup oleh Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Iwan Budianto dan doa bersama.

Sebanyak 86 voters PSSI yang hadir di KLB terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, Asosiasi Futsal dan Asosiasi Sepak bola Wanita.

Sesuai saran dari FIFA, setelah KLB pada 27 Juli 2019, PSSI akan melaksanakan kongres biasa pemilihan untuk menentukan 15 anggota Komite Eksekutif PSSI yang terdiri dari ketua umum, dua wakil ketua umum dan 12 anggota yaitu pada Januari 2020. Para petinggi PSSI ini akan bekerja untuk periode tahun 2020-2024.
 

Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar