Toko di Tokyo minta maaf atas beredarnya video tikus berlarian di rak makanan

id Tikus di rak makanan,Shibuya,Tokyo,toko serba ada

Ilustrasi: Foto yang dirilis Profesor Takehito dari Kyoto University pada 28 Agustus 2013 menunjukkan seekor tikus yang membawa sel telur, dibuahi oleh sperma beku yang disimpan selama lima tahun dalam botol kecil (kanan), di Kyoto University's Institute of Laboratory Animals Graduate School of Medicine di Jepang barat. (AFP PHOTO)

Kami sangat meminta maaf karena membuat Anda merasa tidak nyaman dan gelisah
Tokyo (ANTARA) - Jaringan toko serba ada di Jepang FamilyMart meminta maaf setelah satu video beredar di media sosial tentang tikus yang berlarian di salah satu toko mereka di Shibuya, salah satu tempat yang populer di Tokyo, membuatnya menutup toko tersebut sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Klip video yang diunggah di YouTube dan Twitter memperlihatkan setidaknya enam ekor tikus berekor panjang, turun dari rak berpendingin yang penuh dengan nasi kepal "onigiri" dan makanan (bekal) bento lalu tikus-tikus itu berjalan di lorong.

Reuters tidak dapat memverifikasi keaslian video secara independen.

Lembaga penyiaran publik NHK mengatakan unggahan itu telah ditonton lebih dari 5 juta kali.

"Kami sangat meminta maaf karena membuat Anda merasa tidak nyaman dan gelisah," kata FamilyMart dalam pernyataan di lamannya tentang video "tidak bersih" dengan tikus-tikus itu yang diambil di salah satu tokonya. Toko tersebut berlokasi di Shibuya, kata seorang juru bicara perusahaan.

"Kami menangani kasus ini dengan serius," pernyataan perusahaan itu, mencatat bahwa mereka telah menangguhkan bisnis di outlet itu sejak Senin sambil menyelidiki penyebabnya.

FamilyMart akan mengambil langkah-langkah desinfeksi dan pencegahan dan memutuskan apakah akan membuka kembali toko tersebut dengan mempertimbangkan lingkungan sekitarnya, katanya.



Sumber: Reuters
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar