IndexPolitica: Lima calon ketua umum Golkar yang paling populer

id Denny charter, indexpolitica, golkar

Direktur Eksekutif IndexPolitica Denny Charter menyampaikan paparan saat diskusi "Kupas Tuntas Persoalan Kepemimpinan Partai Golkar," di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (7/8/2019). (Zuhdiar Laeis)

Dari survei yang kami dapatkan di grassroot, kita dapat lima nama yang paling populer sebagai calon ketua umum Golkar
Jakarta (ANTARA) - Lembaga riset politik IndexPolitica menyebutkan setidaknya ada lima nama calon ketua umum Partai Golkar yang rencananya digelar akhir tahun ini.

"Dari survei yang kami dapatkan di grassroot, kita dapat lima nama yang paling populer sebagai calon ketua umum Golkar," kata Direktur Eksekutif IndexPolitica Denny Charter, di Jakarta, Rabu.

Hal tersebut diungkapkannya saat seminar dan diskusi "Kupas Tuntas Persoalan Kepemimpinan Partai Golkar" yang diselenggarakan Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG).

Kelima nama itu, yakni Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Aziz Syamsudi, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Indra Bambang Utoyo.

Dari kelima nama itu, kata dia, Airlangga sebagai petahana masih unggul secara persentase, yakni 56 persen dibandingkan calon-calon lainnya.

Akan tetapi, ia mengingatkan jika dilihat dari sudut pandang kaum milenial atau anak-anak muda justru Bambang Soesatyo yang lebih populer.

"Ada temuan Bambang Soesatyo yang unggul di kelompok pemilih muda, yakni di rentang usia 17-40 tahun," ucapnya.

Temuan itu, kata dia, sinkron dengan hasil pantauan percakapan di media sosial melalui perangkat lunak atau software yang dimiliki IndexPolitica.

"Kami punya tools, punya software, yang memonitor pembicaraan di media, seperti Twitter dan Facebook. Untuk saat ini," tutur Denny.

Hasilnya, kata dia, Bambang Soesatyo cenderung menguasai medsos untuk saat ini yang mendominasi, yakni 83 persen pembicaraan di medsos dibanding calon lain.

"Kemudian sentimen analitik. Ini soal tone pembicaraan. Semakin ke kanan atas, semakin bagus. Nah, tone-nya Bambang Soesatyo lebih bagus saat ini," ujarnya.

Meski sebagian besar pemilih Golkar masih kalangan tua, kata dia, partai berlambang beringin itu harus memiliki pemimpin yang biasa merangkul kalangan milenial.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar