ACT Sulsel akan bagikan daging kurban di kampung mualaf Makula Pinrang

id ACT Sulsel, MRI Pinrang, Makula Kabupaten Pinrang

Pihak ACT Sulsel saat melakukan kordinasi ke tokoh masyarakat kampung Makula Desa Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, yang dihuni oleh para mualaf. ANTARA Foto/HO/Humas ACT

Kami sungguh berterima kasih, kami merasa lebih yakin bahwa persaudaraan dalam Islam itu nyata dan kepedulian itu masih ada. Sudah lama kami hidup tersisih dan jauh dari pengetahuan. Alhamdulillah, insya Allah ini menjadi Idul Adha terbaik bagi kami
Makassar (ANTARA) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan akan menyasar perkampungan mualaf bernama Makula di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan melalui Global Qurban ACT dengan melakukan pemotongan hewan qurban di tempat itu.

Marcom ACT Sulsel, Mustafa Mathar di Makassar, Sabtu (10/8) menyampaikan Makula menjadi tempat diselenggarakannya Syukuran Qurban oleh Global Qurban-ACT pada Idul Adha besok (11/8) agar seluruh warganya bisa menikmati daging qurban pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah.

Makula merupakan perkampungan terpencil di Desa Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, yang dihuni oleh para mualaf.

"Perayaan kurban pada tahun ini merupakan pertama kalinya bagi penduduk mualaf di Makula. Pasalnya, kondisi masyarakatnya yang masih prasejahtera tidak memungkinkan mereka untuk berkurban," ungkapnya.

Selain itu, para mualaf belum begitu paham tentang syariat penyelenggaraan pemotongan hewan kurban. Ditambah dengan sulitnya akses menuju ke wilayah tersebut membuat kampung berpenduduk 250 jiwa ini jarang tersentuh bantuan kurban.

"Kami sudah kordinasi dengan penduduk setempat. Mereka menyambut rencana Syukuran Qurban dengan penuh sukacita. Secara swadaya, mereka menyiapkan segala sesuatunya," kata Mustafa menambahkan.

Guntur selaku tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada segenap dermawan, relawan, dan Global Qurban-ACT atas Syukuran Qurban yang akan diadakan di kampungnya.

"Kami sungguh berterima kasih, kami merasa lebih yakin bahwa persaudaraan dalam Islam itu nyata dan kepedulian itu masih ada. Sudah lama kami hidup tersisih dan jauh dari pengetahuan. Alhamdulillah, insya Allah ini menjadi Idul Adha terbaik bagi kami," kata Guntur.

Sebelumnya, Mukala telah menjadi wilayah binaan ACT Sulawesi Selatan bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Secara berkala, warga setempat menerima pembinaan rohani untuk menguatkan pemahaman mereka tentang Islam.

Miftahul Jannah selaku Koordinator MRI Pinrang menyampaikan pihaknya bersama ACT Sulsel secara bergantian melakukan pembinaan kepada warga setempat, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

"Jangankan ibadah shalat lima waktu, cara berwudhu dan jumlah rakaat shalat saja mereka tidak tahu. Mereka memeluk Islam karena meyakini bahwa Islam itu bersih, indah dan penuh kasih sayang," jelasnya.

Sebanyak dua ekor sapi akan disembelih sesaat setelah pelaksanaan shalat Idul Adha pada Ahad (11/8).

Daging kurban hasil cacahan kemudian diolah dan dimasak sendiri oleh warga untuk dinikmati bersama-sama. Beberapa warga dari kampung sekitar turut diundang hadir, termasuk pemerintah setempat.

“Amanah kurban yang dikemas dalam momentum Syukuran Qurban, insya Allah menjadi suntikan motivasi dan kekuatan bagi warga mualaf Makula untuk istiqamah dalam Islam. Semoga ikhtiar membahagiakan sesama di momen Idul Adha menjadi pahala tanpa batas bagi siapapun yang terlibat di dalamnya,” kata Ketua Tim Program Global Qurban-ACT Sulsel, Nur Ali Akbar.
Suasana kampung Makula Desa Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, yang dihuni oleh para mualaf. ANTARA Foto/HO/Humas ACT
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar