Parepare dapat tambahan kuota elpiji jelang Idul Adha

id parepare,kuota elpiji 3 kg,idul adha 1440 h,hiswana migas parepare

Parepare dapat tambahan kuota elpiji jelang Idul Adha

Suasana operasi elpiji 3 kg yang digelar Dinas Perdagangan Parepare di salah satu pangkalan elpiji di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (9/8/2019). ANTARA Foto/HO/Zulkifli

Parepare (ANTARA) - Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mendapat tambahan kuota gas elpiji 3 kilogram untuk mengatasi kelangkaan jelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah.

Penambahan Gas Elpiji ini terungkap pada rapat koordinasi yang digelar Hiswana Migas DPC II Parepare bersama perwakilan PT Pertamina,  Dinas Perdagangan, Agen serta aliansi Masyarakat di Kota Parepare,  Sabtu.

Ketua Hiswana Migas DPC II Kota Parepare H Alang Sattung, meminta agar masyarakat tidak panik dengan kelangkaan elpiji ini, Pasalnya, selain kuota reguler sebanyak 5.600 tabung perhari, sejak awal bulan sudah ditambah sebanyak 560 tabung perhari.

"Total kuota tambahan sebanyak 15 persen, dan untuk tanggal 8 dan 9 Agustus ditambahkan 1.120 tabung, dan tanggal 10 ditambahkan 2.240 tabung, bahkan hari Minggu tetap beroperasi. Dan hari ini sebanyak tiga agen ditambah kuota reguler sebanyak tiga mobil guna memenuhi kebutuhan masayarakat jelang Idul Adha besok," ungkapnya

Alang menambahkan kuota gas elpiji 3 kg untuk Kota Parepare, sebenarnya lebih dari cukup apalagi dengan adanya penambahan kuota tersebut, tetapi jatah ini selalu habis di pangkalan,

"Ada indikasi oknum yang menadah untuk dibawa ke wilayah lain. sehingga harus dilakukan penjagaan ketat di perbatasan agar hal ini tidak terjadi," ujarnya.

Dia juga meminta seluruh pihak ikut melakukan pengawasan terhadap masalah klasik tersebut.

"Kelangkaan gas ini tidak hanya terjadi di Kota Parepare dan sekitarnya, ada spekulan yang bermain dibalik kelangkaan yang terjadi," sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Parepare Sitti Rahma mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan penindakan terhadap agen ataupun pangkalan jika diketahui menjadi penyebab kelangkaaan gas  untuk masyarakat miskin.

"Sebagai efek jera kami meminta agar izin pangkalaan yang nakal itu dicabut sehingga kejadian ini tidak terulang lagi," paparnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar