Warga Majene pawai takbiran gunakan perahu tradisional

id Pawai takbiran

Ratusan perahu hias tradisional nelayan tampak melakukan pawai takbiran menjelang Idul Adha 1440 Hijriah di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sabtu (10/8). (Antaranews/M Faisal Hanapi)

Ini sudah menjadi tradisi setiap tahun, masyarakat bersuka cita menyambut lebaran sebagai hari kemenangan untuk kembali menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT
Mamuju (ANTARA) - Warga Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, menggelar pawai menyambut Idul Adha dengan cara unik, yakni dengan menggunakan perahu tradisional.

Dengan mengumandangkan takbir dan tahmid, ratusan nelayan yang menggunakan perahu hias tradisional berlayar beriringan di perairan Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene, layaknya takbir keliling di jalan raya yang dilaksanakan masyarakat pada umumnya.

Di atas perahu tersebut terdapat nakhoda yang membawa sanak keluarganya sambil mengumandangkan takbir menggunakan pengeras suara.

Perahu yang berpawai takbir dengan dihiasi bendera Merah Putih dan umbul-umbul tersebut menjadi perhatian masyarakat yang ada di setiap desa di pesisir pantai Kecamatan Tubo Sendana.

Menurut tokoh pemuda di Kecamatan Sendana Suyuti, pawai takbir menggunakan perahu di laut ini sudah menjadi bagian dari tradisi nelayan yang ada di Desa Onang setiap tahun dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.

"Ini sudah menjadi tradisi setiap tahun, masyarakat bersuka cita menyambut lebaran sebagai hari kemenangan untuk kembali menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT," katanya.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar