Disdag Sulsel lakukan pendampingan ekspor bagi UKM di Parepare

id dinas perdagangan sulsel,hadi basalama,wawali parepare,pangerang rahim,Free Trade Agreement,fta

Kadis Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah saat pertemuan dengan Wakil Wali Kota Parepare di Makassar, Rabu (14/8/2019). ANTARA Foto/HO/Zulkifli

Parepare (ANTARA) - Dinas Perdagangan Sulawesi Selatan (Disdag Sulsel) siap melakukan pendampingan ekspor bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Parepare.

"Kita mau ada dua atau tiga UKM di Kota Parepare untuk bisa dilakukan pendampingan eskpor. Mengenai izin dan pendampingannya dinas perdagangan sendiri yang akan dampingi,"  kata Kepala Disdag Sulsel Hadi Basalamah saat menerima Wakil Wali Kota Parepare H. Pangerang Rahim membahas pelaksanaan edukasi publik pemanfaatan Free Trade Agreement (FTA) dalam rangka peningkatan ekspor di Sulsel.

Menurut Basalamah,  ekspor merupakan variabel yang penting untuk pertumbuhan ekonomi, tergantung bagaimana kita melakukan interkoneksi ke daerah lain untuk bersinergi dalam pertumbuhan ekonomi.

"Kita berharap ada embrio baru yang lahir di Parepare, kalau bisa komoditi kecil dan menengah. yang terpenting, setelah ini kita buat deklarasi dan harus ada calon yang muncul dari Kota Parepare untuk dibantu izin online dan semua prosedurnya," paparnya.

Selain itu, untuk ekspor kita tidak bisa meningkatkan dengan kerja sendiri,  butuh suplai, agar bisa berkonektifitas dengan daerah lain di Sulsel.

"Parepare kan daerah interland dan infrastrukturnya juga bagus, mulai dari pasar induk Parepare yang berdiri sendiri, sisa bagaimana kita membenahi supaya Parepare menjadi entri point dalam memasok beras," pungkas Basalamah.

Senada dengan itu, Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim menyambut positif program kerja Gubernur Sulsel, demi untuk meningkatkan ekspor dan pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas.

"Masih perlu bimbingan dan dukungan dari pemerintah provinsi untuk mengelola potensi apa saja yang bisa dikembangkan untuk mendukung program pemerintah provinsi untuk ekspor," tutur Pangerang didampingi Asisten I dan Asisten III Pemerintah Kota Parepare.

FTA adalah perjanjian antara dua negara atau lebih untuk membangun sebuah area perdagangan bebas di mana perdagangan dalam bentuk barang dan jasa dapat dilakukan dengan melampaui batas-batas umum (misalnya batas geografis), tanpa tarif atau penghalang.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar