Kota Makassar siapkan sistem digitalisasi persampahan

id Sistem digital,Persampahan,Bank Sampah,Pemkot Makassar,Pj Wali Kota Makassar

Kota Makassar siapkan sistem digitalisasi persampahan

Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb. FOTO/HO/Humas Pemkot Makassar.

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar melalui Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb menyampaikan program Bank Sampah telah menyiapkan sistem digitalisasi persampahan harus terus dilanjutkan.

"Jangan pernah berhenti sosialisasi agar masyarakat bisa tahu bagaimana cara menukar sampah dengan uang atau barang manfaat lainnya," ujar Iqbal saat Re-launching Makassar Green and Clean  di gedung PKK Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.

Ia mengatakan program ini harus terus berlanjut dan berkesinambungan termasuk sosialisasi akan pengolahan sampah menjadi uang terus digencarkan kepada masyarakat.

"Masyarakat harus diberikan pemahaman yang mana sampah yang bernilai nominal yang mana bukan," papar mantan Kepala Balitbangda Pemprov Sulsel itu.
 
Program kebersihan Kota Makassar, salah satunya  ada peran serta Bank Sampah yang cukup membantu dalam pengelolaan sampah di tiap rumah tangga warga. Pemilahan sampah organik dan non organik itu dapat diubah menjadi nilai nominal di Bank Sampah.

Pada Re-launching tersebut menghadirkan 15  direktur dan direktris Bank Sampah se-Kota Makassar. Semuanya hadir dengan usaha dan trik jitu mencari nasabah sampah di lingkungan tempat tinggalnya.

Untuk periode Januari-Juni 2019  saat ini Bank Sampah Makassar telah berhasil meraih perputaran ekonomi sebesar Rp Rp600 jutaan. Hal ini tentunya atas usaha dan program tepat sasaran ke masyarakat yang giat di gerakkan.

"Kedepan akan dibuat sistem digital yang akan lebih fair melihat transaksi sampah yang ada di masyarakat," kata Ketua Umum Asosiasi Bank Sampah Indonesia Saharuddin Ridwan.

Pihaknya berharap Bank Sampah Makassar  dapat terus bersinergi dengan program Makassar Run yang saat ini tengah digalakkan Pemerintah Kota Makassar.

 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar