ACT mengajak masyarakat bantu warga terdampak kekeringan

id ACT,BMKG, Kekeringan di Indonesia

ACT mengajak masyarakat bantu warga terdampak kekeringan

Distribusi air bersih yang dilakukan oleh ACT Sulsel terhadap wilayah terdampak kekeringan akibat musim kemarau saat ini. ANTARA Foto/HO-Humas ACT Sulsel

Apabila kita memberikan kebaikan, maka sebuah kebaikan itu akan kembali ke diri. Sejatinya, nilai diri kita adalah dari seberapa besar apa yang kita lakukan untuk orang lain. Mari kita atasi kekeringan yang mematikan ini dengan menjadi dermawan

Makassar (ANTARA) - Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar mengajak semua masyarakat untuk bahu-membahu mengirimkan bantuannya kepada warga Indonesia yang terdampak kekeringan.

"Kami mengajak anda membantu saudara-saudara kita melalui aksi-aksi nyata. Satu hal penting bahwa sesungguhnya, apa yang kita keluarkan sebenarnya untuk diri kita sendiri," katanya melalui keterangan resminya di Makassar, Rabu.

Menurutnya, semua program yang telah dijalankan harus ada partisipasi aktif dari para pendonor dan penerima manfaat untuk menghadapi siklus kemarau yang sudah terjadi puluhan tahun ini.

Oleh karena itu, katanya, bagi pendonor yang ingin membantu masalah kekeringan warga Indonesia bisa melalui daring bit.ly/DermawanAtasiKekeringan.

“Apabila kita memberikan kebaikan, maka sebuah kebaikan itu akan kembali ke diri. Sejatinya, nilai diri kita adalah dari seberapa besar apa yang kita lakukan untuk orang lain. Mari kita atasi kekeringan yang mematikan ini dengan menjadi dermawan," katanya.

Ibnu menyebutkan, aksi yang terus dilakukan ACT terdiri dari tiga program utama yaitu penyediaan air bersih, layanan medis, dan bantuan pangan.

Ia menjelaskan dari sisi pelayanan medis, ACT terus rutin memberikan layanan dan edukasi kesehatan di daerah-daerah yang terkena bencana kekeringan ekstrem hingga persiapan program jangka panjang untuk mengatasi siklus kekeringan ini.

Program-program tersebut berupa program pemberdayaan masyarakat, pembangunan embung, biopori, pembuatan sumur resapan, program ruang terbuka hijau bersama permerintah, dan program lainnya yang telah disiapkan.

Program jangka panjang ini sebagai solusi untuk daerah rawan kekeringan dalam menghadapi musim kemarau di tahun-tahun mendatang.

"Insya Allah, ini bukti kita peduli tidak hanya untuk warga Indonesia namun juga dunia,” kata Ibnu.

Di sisi lain, ACT juga melakukan kolaborasi dengan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga dilakukan untuk pemanfaatan data dan diseminasi kepada masyarakat.
 

Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar