Bupati bangga Lutim jadi lokasi mahasiswa KKN

id lutim,bupati lutim,thorig husler,kkn uncok palopo,kalaena

Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler (tengah) berswafoto dengan mahasiswa pada ramah tamah dan pelepasan mahasiswa KKN Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo gelombang ke-2 tahun 2019 di Lapangan Kecamatan Kalaena, Lutim, Rabu malam (21/8/2019). ANTARA/HO-Diskominfo Lutim

Malili (ANTARA) - Bupati Luwu Timur (Lutim) Muhammad Thorig Husler menyatakan bangga Kabupaten Lutim dijadikan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.

"Saya kira ini sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami karena tahun iini sudah 2 kali dikunjungi mahasiswa KKN," kata bupati saat menghadiri ramah tamah dan pelepasan mahasiswa KKN Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo gelombang ke-2 tahun 2019  di Lapangan Kecamatan Kalaena, Lutim, Rabu malam (21/8).

Husler juga menyampaikan  terima kasih karena Luwu Timur diberi kepercayaan sebagai tempat mahasiswa Universitas Cokrominoto Palopo dan perguruan tinggi lainnya  sebagai lokus kegiatan KKN.

"Saya berharap kalian dapat memanfaatkan ilmu yang kalian dapatkan pada saat proses KKN selama 35 hari. sebagaimana tujuan KKN, membantu masyarakat serta pemerintah melancarkan kegiatan sosial kemasyarakatan dan kegiatan pembangunan di lokasi KKN,'  ujarnya.

Husler menambahkan selain mahasiswa uncok Palopo, pada Juli kemarin sekitar 100 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar juga melakukan  KKN di Lutim. 

"Dalam waktu dekat dua universitas akan melakukan KKN di Kabupaten Luwu Timur," terang Husler.

Camat Kalaena Alimuddin Bachtiar yang  hadir bersama para kepala desa se-Kecamatan Kalaena beserta jajarannya  menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa  KKN Universitas Cokrominoto Palopo tahun ini, karena selama 35 hari dapat bersosialisasi dengan baik dengan  masyarakat setempat.

Ramah tamah ini mengangkat Tema "Mempererat Tali Silahturahmi Mahasiswa, Pemerintah Dan Masyarakat Kecamatan Kalaena".
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar