Desa Tukamasea menjadi desa sadar BPJS Ketenagakerjaan

id Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Launching Desa Tukamasea Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros menjadi desa sadar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Lapangan H M Aksa Mahmud Desa Tukamasea, Sabtu (24/08/2019). ANTARA Foto/HO-Humas BPJS Ketenagakerjaan

Dengan iuran terjangkau bahkan lebih murah dari harga sebungkus rokok, masyarakat pekerja mendapatkan perlindungan Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan manfaat yang besar
Makassar (ANTARA) - Desa Tukamasea Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros, ditetapkan menjadi desa sadar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Penetapan desa sadar BPJS ini berlangsung di Lapangan H M Aksa Mahmud Desa Tukamasea, Sabtu, yang dihadiri langsung Asisten Deputy Direktur Wilayah Sulawesi Maluku (Sulama), H Usman Rappe bersama Wakil Bupati Maros, Drs H A Harmil Mattotorang, MM dan warga dari dua desa yakni Desa Tukamasea dan Desa Baruga.

H. Usman Rappe mengemukakan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan hingga ke perdesaan sebagai bukti bahwa negara hadir dalam memberikan fasilitas berupa perlindungan tenaga kerja kepada seluruh masyarakat pekerja, mulai dari badan usaha maupun tenaga kerja mandiri.

"Dengan iuran terjangkau bahkan lebih murah dari harga sebungkus rokok, masyarakat pekerja mendapatkan perlindungan Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan manfaat yang besar," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tukamasea, Makmur mengapresiasi program Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan yang hadir di desanya.

Dia mengatakan, masyarakat cukup antusias menjadi peserta mandiri setelah mengetahui pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan.

Terlebih, pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan santunan JKK oleh Pimpinan Pabrik PT Semen Bosowa Maros kepada ahli waris Alm.Sudding yang merupakan tenaga kerja PT Mallomo dengan total santunan sebesar 140.758.080.

Wakil Bupati Maros, Drs H A Harmil Mattotorang mengharapkan seluruh aparatur pemerintah di setiap tingkat agar membantu menyosialisasikan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan agar masyarakat pekerja dapat bekerja dengan tenang dan dapat meningkatkan produktifitasnya.

"Program BPJS Ketenagakerjaan bukan sebatas kepatuhan atau kewajiban, akan tetapi lebih dari itu. Program ini merupakan sebuah kebutuhan masyarakat pekerja," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan simbolis kartu peserta Bukan Penerima Upah oleh Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam kepada perwakilan warga yang mewakili 500 warga Desa Tukamasea dan Desa Baruga.

Iuran pertamanya distimulasi PT Semen Bosowa Maros sebagai salah satu mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan Maros.

Acara tersebut dirangkaikan dengan Pembukaan Turnamen Sepak Bola Tukamasea Cup yang akan berlangsung selama satu bulan ke depan.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar