Bupati Luwu Timur ingatkan anggota PWI sampaikan informasi berimbang

id PWI Lutim, Bupati Luwu Utara

Pengukuhkan pengurus Harian PWI Korda Luwu Timur masa bakti 2019-2022 di Ballroom Hotel I Laga Ligo, Puncak Indah, Malili, Sabtu (24/08/2019). ANTARA/HO-Humas Lutim

Paling penting adalah konfirmasi kepada narasumber, karena kalau beritanya sudah naik cetak atau tayang, lalu baru muncul hak jawab itu berarti Anda tidak konfirmasi
Makassar (ANTARA) - Bupati Luwu Timur (Lutim) HM Thorig Husler berpesan kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lutim untuk menjalankan profesinya dengan menyajikan berita secara berimbang yang tetap mengacu pada kode etik jurnalistik dan undang-undang Pers.

Ini disampaikan pada pengukuhan pengurus Harian PWI Korda Luwu Timur masa bakti 2019-2022 di Ballroom Hotel I Laga Ligo, Puncak Indah, Malili, Sabtu.

Husler tidak lupa menyampaikan apresiasinya kepada insan pers yang selama ini dianggap banyak memberikan informasi terkait pembangunan, pemerintahan maupun pelayanan masyarakat.

"Banyak informasi kepada pemerintah yang bersumber dari rekan-rekan pers terkait kondisi di lapangan kemudian kami tindak lanjuti," kata Husler.

Menurut dia, berkat pemberitaan oleh insan pers menghasilkan Lutim bisa semakin dikenal secara global.

Pengukuhan pengurus Harian PWI Korda Luwu Timur tersebut dipandu oleh Ketua PWI Luwu Raya, Toraja dan Toraja Utara, Aryanto Tanding.

Dewan penasehat PWI Luwu Timur, Najamuddin meminta kepada wartawan yang tergabung dalam Organisasi PWI untuk selalu profesional menjalankan tugas.

"Paling penting adalah konfirmasi kepada narasumber, karena kalau beritanya sudah naik cetak atau tayang, lalu baru muncul hak jawab itu berarti Anda tidak konfirmasi," ungkap Najamuddin yang juga sebagai Anggota DPRD Luwu Timur.

Selain itu, Wakil Ketua PWI Sulawesi Selatan, Bidang Pendidikan, H Ismail Asnawi mengemukakan kebebasan pers menjadi hal mutlak lewat tiga nilai yang harus diperhatikan dalam pemberitaan yakni; nilai dampak, nilai berita dan nilai jual.

"Pers harus tampil menjadi penyejuk dengan informasinya yang membuat situasi kondusif di masyarakat, bukan sebaliknya," kata Ismail.

Ismail pula menerangkan kepada wartawan khususnya Anggota PWI agar tidak menukar profesionalisme dengan orientasi pada uang. Sebaliknya tetap menjaga citra sebagai wartawan.

"Karena citra sangat penting dan tidak dapat diukur dengan uang," katanya.

Pengukuhan ini disaksikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, Ketua DPRD , H.Amran Syam, Sektetaris PWI Sulsel Anwar Sanusi, Wakil Ketua PWI Sulawesi Selatan Bidang Pendidikan, Ismail Asnawi, Wakil Ketua Bidang Orgabisasi, H.Mappiar, dan Dewan Pembina PWI Kabupaten Luwu Timur mantan wartawan Harian Pedoman Rakyat, Najamuddin.

Hadir pula para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Luwu Timur, organisasi pers lain di Luwu Timur serta para undangan.*
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar