Pemprov Sulbar jajaki kerja sama investasi dengan berbagai negara

id ali baal masdar,gubernur sulbar,peluang investasi,job fair 2019

Pemprov Sulbar jajaki kerja sama investasi dengan berbagai negara

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, pada Job Fair 2019 di Atrium Maleo Town Square Mamuju, Senin. ANTARA/Amirullah

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjajaki kerja sama dengan sejumlah investor dari berbagai negara.

"Provinsi Sulawesi Barat memiliki daya tarik dan itu dibuktikan dengan banyaknya investor yang ingin berinvestasi di sini," kata Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, pada Job Fair 2019 di Atrium Maleo Town Square Mamuju, Senin.

Ia menyampaikan, pada hari ini seorang investor dari Jepang tengah melakukan ekspose terkait potensi investasi yang akan dilakukan di Sulbar.

"Hari ini, ada investor dari Jepang yang tengah melakukan ekspose. Investor itu mau berinvestasi Rp1 triliun dan tadi malam saya sudah sampaikan beberapa potensi yang bisa digarap di Sulbar termasuk pembangunan hotel di kawasan sarana olahraga yang akan dibangun Pemprov Sulbar. Kami juga menawarkan potensi lain yang belum tergarap," kata Ali Baal Masdar.

Ia juga menyampaikan bahwa pada 2 September 2019 akan datang 15 orang dari Amerika Serikat untuk menjajaki peluang investasi di Provinsi Sulbar.

Begitu pula dengan investor dari negara-negara lainnya seperti Qatar, India, Rusia serta sejumlah negara Arab lainnya kata Ali Baal Masdar tengah menjajaki peluang investasi di Provinsi Sulbar.

"Bayangkan saja, jika satu orang berinvestasi hingga Rp5 triliun, berapa besar investasi yang akan masuk ke daerah kita ini. Peluang ini harus disambut dengan baik sebab dengan kehadiran investor tersebut, selain meningkatkan ekonomi masyarakat juga akan memberi peluang kerja bagi generasi muda kita," tutur Ali Baal Masdar.

Ia berharap, berbagai potensi investasi itu dapat dimanfaatkan masyarakat di Sulbar, khususnya para generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya pada penguasaan bahasa Inggris.

"Penguasaan bahasa Ingris sangat penting tetapi kita juga tidak boleh mengabaikan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dan bahasa daerah kita sebagai identitas daerah. Jadi, pengembangan SDM sanat penting dalam menyambut potensi investasi dari berbagai negara itu," terang Ali Baal Masdar.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar