135 peserta lomba burung perkutut perebutkan piala Najwa Cup 2019

id lomba burung perkutut, Najwa Cup 2019, Makassar,Terminal Toddopuli

135 peserta lomba  burung perkutut perebutkan piala Najwa Cup 2019

Suasana Lomba Seni Suara Alam Burung Perkutut memperebutkan piala tetap Najwa Cup 2019 di eks Terminal Toddopuli, Kota Makassar, Minggu (01/09/2019). ANTARA Foto/ Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 135 peserta yang merupakan burung perkutut andalan dari sejumlah pecinta burung perkutut di Sulawesi Selatan mengikuti Lomba Seni Suara Alam Burung Perkutut memperebutkan Najwa Cup 2019.

Lomba perkutut dari sembilan daerah di Sulsel itu digelar di eks Terminal Toddopuli, Makassar, Minggu.

Menurut Ketua Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Pengurus Wilayah Sulsel Wisnu, lomba seri ketiga ini terbagi atas empat kategori yakni Dewasa Senior yang diikuti 36 peserta, Dewasa Yunior 40 peserta, Setengah Tiang 39 peserta dan Piyik Hanging 20 peserta.

Penghobi burung perkutut atau yang biasa dikenal dengan istilah Kung Mania tersebut datang dari berbagai daerah di Sulsel diantaranya Kung Mania, Maros, Kung Mania Wajo, Kung Mania Takalar, Kung Mania Gowa dan Kung Mania Kota Makassar.

Menurut Wisnu, kegiatan ini sekaligus mendorong untuk pelestarian perkutut dan mendapatkan bibit unggul. Termasuk memicu peternak mengembangkan perkutut yang memiliki nilai ekonomis.

"Karena semakin berkualitas perkutut itu baik suara, jenis warna bulu dan penampilannya akan menentukan nilai jualnya dalam kompetisi maupun sebagai dunia usaha," katanya.

Mengenai kegiatan itu sendiri, lanjut dia, pihaknya bersama mitra yakni penyelenggara Najwa Cup 2019 dan para peternak dan pecinta burung perkutut bersama saling mendukung.

Animo masyarakat di Sulsel mengikuti kontes burung perkutut ini sangat tinggi. Hal itu ditegaskan Penyelenggara Najwa Cup 2019 Adie.

Dia mengatakan, setiap seri kontes burung perkutut rata-rata diikuti lebih dari 100 peserta yakni 135 - 140 peserta dari tahun ke tahun sejak Najwa Cup mulai digelar pada 2017.

Sementara itu, salah seorang pemilik burung perkutut yang menjadi peserta lomba asal Kabupaten Gowa, Yusran mengatakan, pihaknya sudah sering mengikutkan burung perkututnya yang diberi nama Prabowo itu dan sudah meraih juara pertama tiga kali berturut-turut.

Lomba seni suara alam burung perkutut seperti ini diyakini akan mendorong peternak dan pecinta burung perkutut di Sulsel dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena burung perkutut yang handal memiliki nilai jual tinggi.
Ketua Pengwil P3SI Sulsel Wisnu (pertama dari kiri) disela Lomba Seni Suara Alam Burung Perkutut memperebutkan piala tetap Najwa Cup 2019 di eks Terminal Toddopuli, Kota Makassar, Minggu (01/09/2019). ANTARA Foto/ Suriani Mappong
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar