Pemkot: Pengerjaan pasar induk Pekanbaru sudah 57 persen

id Pasar pekanbaru

Pasar Bawah Kota Pekanbaru. ANTARA/Vijay Kantaw

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau,  menyebutkan pengerjaan fisik proyek pasar induk di Jalan Soekarno-Hatta senilai Rp94 miliar baru sudah 57 persen.

"Sebesar 57 persen pengerjaan fisik pasar induk tersebut di antaranya yang sudah dibangun gedung pasar modern satu unit, kios, dan tujuh unit pergudangan. Pasar ini akan berfungsi 24 jam," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa.

Menurut Ingot, keberadaan pasar induk yang dibangun pada lahan seluas 3,2 hektare itu terbagi untuk pasar modern pada siang, dan los serta pergudangan pada malam hari.

Ia menyebutkan, pengerjaaan fisik proyek dijalankan oleh PT Agung Rafa Bonai dengan pembangunan fisik dimulai pada April 2019 dan direncanakan rampung pada Oktober 2019.

"Terkait masih 57 persen capaian pengerjaan fisiknya, maka Pemkot Pekanbaru masih bisa memberi batas hingga Oktober 2019 dan kini pengembang mempercepat konstruksi pasar induk, dilanjutkan dengan penyelesaian pembangunan kios untuk menampung 700 pedagang," katanya.

Kios untuk para pedagang, katanya diperuntukan bagi pedagang yang kini sempat menempati areal Terminal Payung Sekaki, di Jalan Air Hitam. Jika pasar tersebut tidak bisa rampung tepat waktu maka diprediksi perjanjian kerja sama mengacu tahun 2016.

Untuk operasional pasar induk tersebut, katanya, Pemkot Pekanbaru menyusun regulasi berhubungan dengan tata niaga dan retribusi komoditas.

Pasar Induk lebih fokus kepada komoditas pangan yang juga membutuhkan regulasi agar masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya bisa terlindungi untuk mendapatkan pangan yang baik dan stok memadai.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar