Wakil Gubernur Sulsel dorong Unhas terus berinovasi

id wagub sulsel,andi sudirman sulaiman,dies natalis ke-63 unhas,jalan sehat

Suasana acara Jalan Santai dan Family Ghatering dalam rangka Dies Natalis Unhas Ke-63 di Makassar, Minggu (8/9/2019). (ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel).

Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendorong dan berharap Universitas Hasanuddin (Unhas) dapat terus berinovasi melahirkan berbagai karya nyata demi kemajuan masyarakat, khususnya di daerah itu.

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sekaligus alumni Unhas pada kegiatan Dies Natalis ke-63 perguruan tinggi negeri tersebut di Makasar, Minggu menyampaikan  dunia sudah berubah dan tantangan zaman begitu kompleks.

"Tidak hanya berindeks prestasi tinggi, tapi lulusan Unhas diharapkan punya ide dan perilakunya dalam merespons persoalan kekinian, bagaimana lulusan mampu berinovasi agar bisa mempengaruhi perubahan dunia untuk kebaikan," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam perkembangan saat ini telah terjadi disrupsi yang sangat banyak dan bermacam-macam.

Oleh karena itu, Unhas dituntut untuk tidak biasa-biasa saja. Lulusan Unhas diharapkan hadir di tengah masyarakat dengan kerja yang luar biasa.

Baca juga: Gubernur Sulsel lepas peserta jalan sehat dies natalis Unhas

Salah satu pekerjaan rumah Indonesia dan dunia saat ini, kata Andi Sudirman Sulaiman, adalah persoalan limbah sampah. Indonesia sendiri setiap tahun harus menghadapi 64 juta ton dan sebanyak 32 juta ton sampah masuk ke laut sehingga tidak mengherankan jika sering ditemui kura-kura laut tidak bisa berkembang akibat sejak kecil terjepit tutup botol.

Begitupun peristiwa matinya ikan paus akibat memakan banyak sampah plastik.

Sehingga Andi Sudirman Sulaiman mengajak Alumni Unhas untuk mengurangi pemakaian sampah plastik.

"Dari persoalan sampah ini para lulusan mestinya bisa berkontribusi bagi negeri banyak sekali. Seluruh daya upaya dan pengetahuan boleh dikeluarkan, yang dari psikologi mungkin bisa bicara soal perilaku, dari hukum soal regulasi, teknik mesin dan elektro bikin alat untuk menciptakan ekosistem yang bisa mengolahnya dan dari pertanian bikin komposnya," ucapnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar