BNI Syariah perkenalkan "Hasanah Card" ajak pola hidup syariah

id Hasanah Card, Kartu kredit BNI Syariah, BNI Syariah

BNI Syariah perkenalkan "Hasanah Card" ajak pola hidup syariah

Ilustrasi-kartu kredit BNI iB Hasanah Card sebagai salah satu produk BNI Syariah untuk menggaungkan pola hidup syariah bagi masyarakat Indonesia. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah melalui BNI iB Hasanah Card yang berfungsi sebagai kartu kredit mengajak sekaligus mengajarkan penggunanya untuk menerapkan pola hidup syariah.

Manager Bisnis BNI Syariah Kantor Cabang Utama (KCU) Makassar Umar Faruq di Makassar, Senin mengatakan salah satu keunggulan utama kartu kredit Hasanah Card yakni memiliki fitur yang membatasi penggunanya untuk melakukan transaksi tidak syariah atau non halal.

"Salah satu keunggulan utamanya, kita belajar betul bersyariah. Pada kartu itu ada kode-kode tertentu yang jika digunakan di luar syariah maka otomatis kartunya tidak bisa digunakan," ungkap Umar.

Ia mencontohkan pembelian bir di bar dengan menggunakan Hasanah Card dipastikan tidak bisa berfungsikareba sudah membatasi pemiliknya untuk transaksi non halal. Begitu pula untuk produk-produk makanan yang berbahan dasar non halal seperti daging babi.

Secara umum, fitur dan fungsi Hasanah Card sama dengan kartu pembiayaan yang berfungsi seperti kartu kredit, namun sesuai dengan prinsip syariah menggunakan akad kafalah, qardh dan ijarah yang diyakini bisa membawa berkah.

Melalui akad kafalah, BNI Syariah menjamin pengguna Hasanah Card terhadap merchant atas semua kewajiban pembayaran melalui transaksi di berbagai merchant maupun penarikan tunai.

Selain itu, BNI Syariah juga menjamin pemilik Hasanah Card untuk mendapatkan pinjaman atas seluruh transaksi penarikan tunai melalui Akad Qard.

"Jaminan kemudahan penggunaan kartu ini juga diberikan dengan ribuan ATM BNI yang bisa diakses di mana saja di seluruh Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan kmudahan ini merupakan bagian dari penggunaan jasa fasilitas BNI Syariah sebagai penyedia jasa sistem pembayaran dan pelayanan terhadap pemegang Hasanah Card.

Atas Ijarah ini, lanjut dia, pemilik kartu dikenakan annualbershipp dan monthly membership fee.

"Kami bisa memberikan pinjaman dengan penarikan di ATM tergantung dengan limitnya. Sedangkan untuk akad ijaroh, kita menarik uang sewa setiap bulan atas jasa dan fasilitas yang telah kami berikan pada penggunanya. Tetapi kami tetap kerap kali berikan diskon untuk uang sewa itu," papar Amir.

Ia menjelaskan BNI Syariah menerapkan prinsip keadilan dengan biaya yang dikenakan lebih ringan untuk pemilik Hasanah Card dan tidak menganut prinsip bunga berbunga.

Hasanah card terdiri dari tiga jenis dengan masing-masing limit yaitu jenis Classic maksimal Rp6 juta, Gold Rp30 juta dan Platinum  minimal transaksi Rp40 juta hingga Rp900 juta. Sesuai ketentuan Bank Indonesia, kepemilikan Hasanah Card ini dibatasi dengan dua kartu setiap orang.

                          Mudahkan bayar tagihan

Pemegang Hasanah Card bisa lebih mudah melakukan pembayaran tagihan Telkom, Telkomsel, Matrix, XPlor, speedy, indovision melalui E-Billing BNI iB Hasanah Card sebagai salah satu fasilitas yang memberikan kemudahan kepada pemegang kartu untuk mengakses tagihan.

"Kemudahannya untuk transaksi sudah kita berikan dan relatif sudah banyak toko  bekerja sama termasuk berbagai merchant, banyak fasilitas lain seperti hadiah-hadiah bagi pemilik kartu yang kita siapkan," jelas Umar.

Bukan itu saja, penggunaan Hasanah Card juga membatasi pemiliknya melakukan pengeluaran yang berlebihan (israf). Selain itu, pemegang Hasanah Card harus memiliki kemampuan finansial untuk melunasi hutang tepat pada waktunya.

Menurut Umar, untuk menggemakan pola hidup syariah perlu banyak inovasi, dan salah satunya melalui transaksi penggunaan bank syariah. Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersyariah secara kaffah menjadi poin utama sebagai visi menjauhkan masyarakat dari riba.

"Pada poinnya kepada masyarakat untuk bergabung dengan kami lewat BNI Syariah bukan hanya kepada kartunya, tetapi bagaimana mereka bisa sadar untuk menggemakan pola hidup syariah, itu poinnya," tegas Umar.

Istimewanya, Hasanah Card bukan hanya digunakan ummat Muslim saja namun non Muslim juga banyak menggunakan kartu ini pada setiap transaksinya. Hal tersebut menunjukkan perkembangan bank syariah semakin berkembang dan diminati di Indonesia.

"Belakangan tokoh masyarakat banyak yang hijrah pada pengelolaan kredit syariah sebab kartu kredit ini manfaatnya banyak. Salah satu fasilitasnya jika kita mau keluar kota dan berada di bandara, teraedia makan siang gratis di ruang eksekutif bagi pemegang kredit platinum," paparnya.

Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar