Bupati Gowa teruskan instruksi Mensesneg terkait wafatnya BJ Habibie

id habibie wafat,surat mensesneg,bupati gowa

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. ANTARA Foto/HO-Humas Gowa

Makassar (ANTARA) - Bupati Gowa, Adnan Purichta meminta seluruh kantor pelayanan dan kantor dinas untuk mengibarkan bendera setengah tiang berdasarkan surat edaran Menteri Sekretariat Negara bernomor B-1010/M.Sesneg/TU.00/09/2019.

Surat edaran yang terbit pada 11 September, Rabu malam, itu diterbitkan atas wafatnya mantan Presiden RI ke-3, Baharuddin Jusuf Habibie.

Edaran Mensesneg tersebut menginstruksikan agar seluruh kepala dan pimpinan daerah melakukan pengibaran bendera setengah tiang dan menetapkan sebagai Hari Berkabung Nasional.

"Kami telah memerintahkan seluruh kantor pelayanan dan kantor dinas untuk, termasuk di lapangan Kantor Bupati Gowa untuk mengibarkan bendera setengah tiang mulai Kamis besok (12/9) hingga tiga hari berturut-turut sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada putra terbaik bangsa," katanya.


 

Adnan mewakili masyarakat Kabupaten Gowa turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Presiden ke-3 Republik Indonesia kelahiran Kota Parepare Sulawesi Selatan tersebut.

"Innalillahi wa innailahi rajiun, masyarakat Kabupaten Gowa sangat berduka karena wafatnya putra terbaik bangsa," katanya.

Baginya, almarhum BJ Habibie adalah Bapak Bangsa yang menjadi panutan seluruh masyarakat Indonesia. Suami Ainun ini dianggap sebagai tokoh yang banyak mewariskan pengetahuan, semangat dan hal-hal baik.

Semangat Almarhum BJ Habibie yang semasa hidupnya membangun bangsa Indonesia akan terus menjadi panutan seluruh masyarakat, hingga generasi muda sekarang ini dan mendatang.

"Selamat jalan Bapak Prof. BJ Habibie, Bapak Teknologi Bangsa. Jasamu akan selalu kami kenang. Semoga almarhum diterima segala amal ibadahnya dan diampuni dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.*
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar