PKS Sulsel buka penjaringan Pilkada serentak 2020

id Pilkada serentak 2020,PKS ,Partai Keadilan Sejahtera,penjaringan bakal calon,kepala daerah,antaranews.com

PKS Sulsel buka penjaringan Pilkada serentak 2020

Ketua Bappilu DPW PKS Sulsel, Sri Rahmi (tengah) memberikan keterangan pers kepada wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (13/9/2019). ANTARA/Darwin Fatir. 

Makassar (ANTARA) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulawesi Selatan mulai membuka tahap penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah yang akan melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 12 kabupaten kota di Sulsel pada tahun 2020 nanti.

"Untuk Pilkada di daerah telah dibentuk Tim Pemenangan Pemilu dan Pilkada Wilayah (TPPW) melakukan penjaringan terhadap Bakal Calon di tiap daerah yang melaksanakan Pilkada," sebut Ketua Bappilu DPW PKS Sulsel, Sri Rahmi kepada wartawan di Makassar, Jumat.

Ia menyebutkan, TPPW wilayah akan menerima usulan kandidat setiap DPD kabupaten kota yang menyelenggarakan Pilkada sesuai dengan sistem penjaringan yang sudah ditentukan di tiap daerah.

Selain itu, untuk proses pendaftaran bagi bakal calon semua mekanismenya melalui DPD kabupaten kota dan Dewan Pimpinan Wilatah (DPW) PKS Sulsel tidak menerima pendaftaran termasuk ditingkatan DPP Pusat.

"Jadi DPW tidak membuka pendaftaran hanya berlaku di tingkat kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada. DPP sudah memberikan rekomendasi kepada daerah untuk membuka pendaftaran secara umum pada Oktober nanti," ujarnya Legilstor DPRD Sulsel itu.

Dengan dikeluarkannya rekomendasi, lanjut dia, dipersilahkan bagi siapa saja untuk mendaftar di DPD daerah masing-masing, asalkan persyaratan sudah memenuhi seperti melampirkan hasil survei sebagai salah satu pertimbangan termasuk syarat lainnya.

Hasil dari penjaringan nanti, minimal DPD mengirimkan dua nama atau lebih untuk diseleksi di tingkat wilayah berikut alasan-alasanya. Kemudian di kirim ke DPP Pusat untuk dipertimbangkan dan diputuskan siapa kandidat berhak diusung PKS baik dari eksternal maupun internal partai.

"Kalaupun ada yang di daerah mau mendaftar disilahkan dengan mempersiapkan syarat yang dikeluarkan DPD baik itu berlaku untuk kader maupun non kader," katanya.

Terkait dengan kader PKS yang berpotensi didorong maju, Sri Rahmi menyatakan, tentu kader yang menjadi prioritas asalkan memenuhi syarat akan diusung partai.

"Kader kita persiapkan, sebab sangat disayangkan kita telah memiliki kursi di tiap daerah tapi tidak dimaksimalkan. Kita berupa mendorong kader untuk maju," beber dia.

Ia menyebutkan, ada lima daerah yang menjadi prioritas mengusung dengan perolehan kursi DPRD pada Pemilihan Legislatif 17 April 2019 lalu, seperti di Kota Makassar ada lima kursi, Kabupaten Gowa tiga kursi, Kabupaten Bulukumba tiga kursi, Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Maros masing-masing dua kursi.

"Masih ada perolehan kursi di daerah lain seperti Luwu dua kursi. Namun menjadi prioritas lima daerah ini. Semua kader di daerah berpotensi diusung, kalau itu perintah partai maka pasti dilaksanakan," sebutnya.

Berikut 12 kabupaten kota yang menggelar Pilkada pada 2020 seperti Kabupaten Barru, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gowa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kabupaten Soppeng, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara dan Kota Makassar.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar