Kemenkum HAM Sulbar sosialisasikan layanan fidusia

id kanwil kemenkum ham sulbar,sosialiasi layanan fidusia

Kemenkum HAM Sulbar sosialisasikan layanan fidusia

Para peserta dan narasumber sosialisasi layanan fidusia terkait penerapan eksekusi jaminan fidusia yang dilaksanakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Barat, berfoto bersama. (Foto Humas Kanwil Kemenkum HAM Sulbar)

Adanya jaminan fidusia yang didaftarkan dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sebagai perwujudan dari asas publisitas dalam hukum perdata
Mamuju (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Barat menggelar sosialisasi layanan fidusia terkait penerapan eksekusi jaminan fidusia yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Kamis.

Sosialisasi layanan fidusia yang dibuka Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sulbar Harun Sulianto, diikuti 50 peserta yang terdiri dari masyarakat, aparat desa, aparat penegak hukum, perusahaan pembiayaan serta tokoh masyarakat.

Sosialisasi itu menghadirkan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkum HAM Sulbar Sri Lastami dan Kasat Reskrim Polres Mamuju Ajun Komisaris Polisi (AKP) Syamsuriyansah, sebagai narasumber.

"Jaminan fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang kepemilikannya dialihkan tetapi tetap dalam penguasaan pemilik benda," kata Harun Sulianto.

Ia mengatakan, debitur harus mempunyai integritas, tidak nakal serta tidak menggelapkan barang-barang yang menjadi objek fidusia serta memelihara kondisi barang yang dijaminkan.

"Sebaliknya juga pihak kreditur harus hati-hati atas resiko yang akan terjadi. Gunakan selalu prinsip 5C yang selalu dianut di bidang perbankan, yaitu character, capacity, capital, collateral and condition of economy," terang Harun Sulianto.

Menurutnya, kepercayaan sangat diperlukan sebagai itikad baik dari kedua belah pihak, namun tentunya  dibutuhkan kehati-hatian dari kreditur, sehingga tidak terjadi hal hal yang dapat merugikan satu sama lain

Jaminan fidusia pada prinsipnya lanjut Harun Sulianto, bertujuan meningkatkan perekonomian negara dan menggairahkan perdagangan.

"Adanya jaminan fidusia yang didaftarkan dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sebagai perwujudan dari asas publisitas dalam hukum perdata," paparnya.

"Apabila ada sengketa atas jaminan fidusia ini, maka lakukan penyelesaian melalui mediasi dan non-litigasi sebagai bagian dari hukum perdata," tutur Harun Sulianto.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar