Fajar/Rian ingin tampil maksimal di babak dua Korea Open 2019

id badminton,bulutangkis,korea open,fajar alfian,muhammad rian ardianto

Fajar/Rian ingin tampil maksimal di babak dua Korea Open 2019

Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menaklukkan pasangan China Ou Xuan Yi/Zhang Nan dengan skor 21-15, 20-22, 21-16 di babak pertama Korea Open 2019 yang berlangsung di Incheon Airport Skydome, Incheon, Korea Selatan, Rabu (25/9/2019) (Tim Humas PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bertekad untuk tampil semaksimal mungkin di babak dua turnamen bulu tangkis Korea Open 2019 yang digelar di Incheon Airport Skydome, Incheon, Korea Selatan.

Dalam pertandingan babak dua yang akan dilaksanakan pada Kamis (26/9) besok, Fajar/Rian akan berhadapan dengan pasangan asal Chinese Taipei Lee Yang/Wang Chi Lin.
"Di babak dua besok, kami hanya ingin memberikan permainan yang terbaik, berjuang semaksimal mungkin. Itu saja target kami. Yang pasti, kami harus bisa meminimalisir kesalahan yang tidak perlu," kata Fajar dilansir melalui laman resmi PBSI, Rabu.

Lebih lanjut, Rian pun berharap di laga babak dua esok hari bisa bermain dengan lebih baik dan lebih lepas lagi bersama Fajar.
"Hari ini kami sudah bermain, sudah mencoba lapangannya, sudah tahu kondisinya. Jadi seharusnya besok kami bisa bermain lebih enak lagi, lebih baik lagi," ungkap Rian.

Pertemuan antara Fajar/Rian dengan Lee/Wang di Korea Open 2019 itu akan menjadi yang kedua kali. Sebelumnya, keduanya sudah pernah bertemu di turnamen Swiss Open 2019. Saat itu, Fajar/Rian menang dengan skor 21-19, 21-16.

Sementara itu, sebelum melangkah ke babak dua, di babak pertama Fajar/Rian berhasil menyingkirkan pasangan China Ou Xuan Yi/Zhang Nan dalam tiga gim berdurasi 58 menit dengan skor 21-15, 20-22, 21-16.

Selain Fajar/Rian, ada pula dua wakil ganda putra Indonesia yang lolos ke babak dua Korea Open 2019, yaitu Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.
 
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar