Dubes Pakistan akan perkuat kerja sama SDM dengan Indonesia

id Kerja sama pendidikan,Sumber daya manusia,Indonesia Pakistan,Abdul Salik Khan,Duta besar Pakistan,International Corner A

Dubes Pakistan akan perkuat kerja sama SDM dengan Indonesia

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Abdul Salik Khan, mengunjungi LKBN Antara di Jakarta, Kamis (3/10/2019). Dubes Salik Khan mengatakan ingin mempererat kerja sama penguatan sumber daya manusia antara Pakistan dan Indonesia. (ANTARA/Suwanti/Aria C)

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Abdul Salik Khan mengatakan negaranya ingin memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya di bidang sumber daya manusia, mengingat kedua negara memiliki populasi yang besar.



Dalam wawancara khusus saat  mengunjungi LKBN ANTARA di Jakarta, Jumat petang, Dubes Salik Khan menyebut pemerintah Pakistan menganggap sumber daya manusia sebagai salah satu aset terbesar sebuah negara dan patut mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang layak.



“Perdana Menteri Imran Khan mendapat banyak suara dari generasi muda di Pakistan. Sekarang dia pun fokus menciptakan sejumlah program yang ditujukan bagi anak muda. Salah satu yang terpenting adalah pendidikan vokasi,” jelasnya.



Mengingat proyeksi Bank Dunia yang mengatakan Indonesia dan Pakistan akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2030 mendatang, Dubes Salik Khan pun menyatakan niatnya untuk mempererat kerjasama bidang pendidikan, guna memperkuat SDM masing-masing negara.



Apalagi, fokus Pakistan terhadap pembangunan SDM, utamanya anak muda, juga sejalan dengan visi pemerintah Indonesia terkait sumber daya manusia.



Dia mengatakan saat ini pemerintah Pakistan menawarkan sejumlah beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di negaranya, termasuk untuk bidang farmasi, teknik dan kedokteran gigi.



“Pusat pendidikan di Karachi, contohnya, menawarkan sejumlah beasiswa untuk ilmuwan Indonesia dan kami harap kerjasama ini dapat meningkat di masa depan,” katanya.



Salik Khan juga berharap agar kerja sama dalam penguatan sumber daya manusia dapat menjadi titik kuat hubungan bilateral kedua negara.

Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar