Indonesia dan Italia tingkatkan kerja sama perdagangan dan investasi

id Kerja sama perdagangan,investasi

Indonesia dan Italia tingkatkan kerja sama perdagangan dan investasi

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) dan Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia Manlio Di Stefano (kiri) membahas peningkatan kerja sama bilateral dalam pertemuan di sela-sela penyelenggaraan Bali Democracy Forum ke-11 di Nusa Dua, Kamis (6/12/2018). (Dokumentasi Kementerian Luar Negeri RI)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia dan Italia berupaya meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi dengan menggelar pertemuan Indonesia-Italy Business Forum (IIBF) di Milan, Italia.

Kegiatan yang dihadiri 100 pelaku usaha kedua negara ini, berhasil menjaring minat 47 pengusaha Italia untuk menjalin kerja sama bisnis dan investasi.

“Indonesia dan Italia telah bekerja sama dalam berbagai sektor. Kerja sama tersebut memiliki peluang untuk terus dikembangkan, khususnya sektor ekonomi,” ujar Duta Besar RI untuk Italia Esti Andayani lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, Rabu.
 

Esti menyampaikan forum ini disiapkan untuk memberikan prospek bisnis antara pengusaha Indonesia dan Italia.

“Pada forum ini, pengusaha Italia tertarik melakukan pertemuan bisnis dengan delapan perusahaan Indonesia dan berpotensi mencapai kesepakatan,” katanya.

IIBF 2019 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia- Italia, yang merupakan hasil kerja sama KBRI Roma dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kementerian Luar Negeri RI, Italian Trade Agency (ITA-ICE), Confindustria, dan Kamar Dagang Italia untuk Asia Tenggara.

Forum ini dibuka dengan paparan mengenai “Indonesia Railway Outlook Toward 2030” oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri.



Kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel peluang kerja sama bisnis dan investasi di sektor infrastruktur, telekomunikasi, industri transportasi, dan ekonomi kreatif.

Pada hari yang sama, Esti didampingi Atase Perdagangan Roma Silvi Charlote dan Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan Narita Nurindah berkesempatan berkunjung ke perusahaan Fresh Tropical Srl. di Milan.

Perusahaan ini merupakan importir produk Indonesia, khususnya mi instan dan telah menjadi distributor produk Indofood sejak 2017.

“Diharapkan Fresh Tropical Srl menambah jenis produk impor dari Indonesia seperti buah segar, produk perikanan, dan produk halal,” kata Silvi.

Sementera itu, pemilik perusahaan Fresh Tropical Jawad S Cheema menyampaikan saat ini perusahaannya tengah memasukkan buah segar Indonesia, seperti manggis dan markisa ke Italia melalui rekan dagang mereka di Prancis.



 

Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar