DPRD Makassar tinjau Pasar Sentral

id DPRD Makassar Tinjau Pengelolaan Pasar Sentral Makassar Setelah Aduan Masuk

DPRD Makassar tinjau  Pasar Sentral

Wakil Ketua III DPRD Makassar Nurhaldin Nurdin (kanan) berbicara dengan pengelola Pasar Sentral Makassar, Kamis (10/10).

Makassar (ANTARA) - Sejumlah Anggota DPRD Kota Makassar melakukan peninjauan langsung di Pasar Sentral Makassar usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atas aduan dari para pedagang setempat.

"Kemarin (9/10) ada penyampaian dalam bentuk unjuk rasa mengenai pengelolaan di Pasar Sentral. Aduan dari pedagang itu kemudian kita rapatkan dan Kamis ini, setelah rapat langsung turun ke lokasi," ujar Wakil Ketua III DPRD Makassar Nurhaldin Nurdin di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi yang terjadi di lokasi berdasarkan keluhan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi di kantor DPRD Makassar, sehari sebelumnya.

Nurhaldin mengaku menemukan banyak kejanggalan di lapangan setelah peninjauan tersebut. Kejanggalan yang dimaksudkannya di antaranya adanya dugaan perjanjian-perjanjian baik antara pengelola, pemerintah dan pedagang yang tidak berkeadilan.

"Yang pasti semua temuan di lapangan mengenai kejanggalan perjanjian ini akan kita bahas lagi nantinya dalam rapat-rapat selanjutnya," katanya.

Dia menerangkan jika temuan yang didapatkannya itu akan dibahas dan dikaji ulang. Nantinya, DPRD Makassar akan melakukan mediasi dan mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut.

Anggota DPRD Makassar, H Muchlis Misbah berharap permasalahan ini harus diagendakan untuk menggelar rapat dengar pendapat dengan memanggil pihak-pihak terkait.

"Permasalahan ini harus diagendakan untuk dengar pendapat semua pihak dan tidak boleh diwakili. Termasuk dari pihak pengelola (PT. MTIR) harus hadir untuk mengambil keputusan yang tidak memihak siapa pun," ucapnya.

Sebelumnya, Rabu (9/10), Asosiasi pedagang pasar sentral Makassar mendatangi kantor DPRD kota Makassar. Kedatangan para pedagang ini untuk mengadukan kondisi yang dialami oleh pedagang pasar itu.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar