Investor Malaysia tertarik bangun rumah sakit di Makassar

id Pj wali kota Makassar, Pemkot Makassar, investor Malaysia,The Kuala Lumpur Chinese Assembly , Makassar, Sulawesi Selatan

Investor Malaysia tertarik bangun rumah sakit di Makassar

Ketua Dewan Perhimpunan The Kuala Lumpur Chinese Assembly, Datuk Seri Dr KK Chai (kiri) bersama jajarannya menyerahkan cinderamata kepada Pj Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb di Rujab Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (14/10/2019). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar.

Makassar (ANTARA) - Investor asal Malaysia, The Kuala Lumpur Chinese Assembly menyatakan ketertarikannya berinvestasi dengan membangun Rumah Sakit di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Luar biasa perkembangan Makassar. Kami berharap bisa menjadi bagian keluarga Makassar," ucap Ketua Dewan Perhimpunan The Kuala Lumpur Chinese Assembly Datuk Seri Dr KK Chai di Makassar, Senin.

Dalam pertemuannya dengan Pemerintah Wali Kota Makassar, Datuk Seri mengungkapkan keinginannya tim tertarik untuk berinvestasi di Makassar khususnya di bidang infrastruktur kesehatan.

"Semoga jalinan kerja sama di berbagai bidang bisa segera ditindaklanjuti," harapnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menyatakan sangat merespon para investor yang ingin menanam investasi di Makassar. Pihaknya mengemukakkan sangat terbuka namun tetap harus ikut aturan daerah.

"Menarik sekali Makassar makin dilirik. Ini menjadi bukti bahwa sepak terjang Makassar dengan segala perkembangannya mampu mencuri perhatian dunia," papar dia usai pertemuan di Rumah Jabatan Wali Kota.


Mengenai dengan hasil kunjungan tersebut, kata Iqbal, para investor tersebut tertarik dengan menginvestasikan dananya untuk membangun di bidang kesehatan.

"Dari kunjungan tadi, mereka sangat antusias dan berencana untuk membangun rumah sakit, namun selanjutnya akan kami bahas kembali dengan aturan yang ada," tambah Iqbal.

Selain membahas mengenai perkembangan Makassar dan peluang bisnis investasi, dalam kunjungannya mereka juga dijamu kue tradisional khas Makassar seperti kue pelita dan barongko. Di akhir pertemuan dilakukan penyerahan cinderamata dan foto bersama.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar