Seorang pengungsi Wamena yang sakit di Makassar diberangkatkan ke Kupang

id pengungsi wamena,pemulangan pengungsi wamena,pengungsi wamena di makassar

Seorang pengungsi Wamena yang sakit di Makassar diberangkatkan ke Kupang

Suasana tempat transit di rumah Dinas Sosial Jl AP Pettarani, Makassar, untuk pengungsi dari Wamena yang akan kembali ke kampung halamannya pada Jumat (19/10/2019). ANTARA/HO-FSP

Makassar (ANTARA) - Seorang pengungsi Wamena yang pada Kamis (18/10) tiba di Makassar, Sulawesi Selatan, sudah diberangkatkan ke kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggunakan KM Gunung Dempo setelah beristirahat dan menjalani perawatan karena sakit.

Sebelum berangkat ke Kupang, pengungsi asal Kupang bernama Yohana Panatihana itu mendapat pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Makassar.

"Karena sakit, Mama Yohana terpaksa dirawat dan diistirahatkan dulu di rumah Dinas Sosial Sulsel, sementara rombongan lainnya yang ke NTT sudah berangkat kemarin," kata Pengurus Forum Sulsel Peduli (FSP) Mismaya Alhaerat yang mendampingi pengungsi Wamena di Makassar, Jumat.

Pengungsi Wamena yang tiba di Makassar sebagian besar berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka telah kembali ke kampung halaman secara bertahap menggunakan pesawat Hercules dan kapal TNI serta kapal Pelni.

Pada Senin (14/10) malam ada 861 pengungsi dari Wamena yang tiba di Makassar menggunakan KM Gunung Sinabung. Sebagian besar dari mereka sudah kembali ke kampung atau rumah keluarga menggunakan fasilitas transportasi yang telah disiapkan pemerintah dan pihak lain. Sementara pengungsi yang masih transit ditampung di rumah Dinas Sosial di kawasan Jl AP Pettarani Makassar.

Pada Selasa (15/10), pengungsi dari Wamena berikutnya datang menggunakan KM Dobonsolo. Jumlahnya 1.147 orang.

Yohana tiba bersama pengungsi lainnya menggunakan KM Dobonsolo pada Kamis (18/10) dini hari. Rombongan pengungsi yang tiba pada Kamis sebagian kembali ke kampung halaman mereka di Sulawesi Selatan menggunakan kendaraan yang disiapkan oleh pemerintah.

Sementara pengungsi yang berasal dari luar Sulawesi Selatan seperti NTT melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat Hercules ataupun kapal laut.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar