RI paparkan kebijakan kelautan dalam konferensi di Italia

id Roma

RI  paparkan kebijakan kelautan dalam konferensi di Italia

Wakil Kepala Perwakilan RI di Roma J.S. George Lantu memaparakan kebijakan kelautan dan perikanan Indonesia dalam acara Blue Sea Land Expo of Mediterranean, Africa and Middle Eastern Clusters di Mazara del Vallo, Sisilia, Italia(19/10). (ANTARA/KBRI Roma/ZG/tm)

London (ANTARA) - Indonesia kembali berpartisipasi dalam konferensi yang membahas potensi kerja sama Italia dan negara-negara anggota Indian Ocean Rim Association (IORA) pada akhir pekan lalu dengan mengungkapkan prioritas pengelolaan kelautan dan kejahatan perikanan. 

Konferensi berlangsung pada Blue Sea Land Expo of Mediterranean, Africa and Middle Eastern Clusters di Mazara del Vallo, di Sisilia, Italia pada Sabtu (19/10).

Dalam konferensi, Wakil Kepala Perwakilan RI di Roma J.S. George Lantu memberikan paparan soal kebijakan Indonesia dalam mengelola laut dan menangani kejahatan perikanan di Indonesia, menurut keterangan KBRI Roma. 
 
J.S. George Lantu memaparkan tiga pendekatan yang digunakan Indonesia dalam menangani masalah-masalah tersebut, yaitu kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan melalui aplikasi aturan hukum, dan pencegahan praktik ilegal penangkapan ikan. 

Indonesia juga memperkenalkan strategi Indo-Pasifik yang baru saja disepakati ASEAN tahun ini.

"Sebagai kawasan strategis yang berada di tengah-tengah Samudra Hindia dan Pasifik, ASEAN harus dapat memainkan peran dan menjembatani berbagai kepentingan ekonomi,” kata George. .

Ia mengungkapkan harapan bahwa, melalui  ASEAN Outlook on the Indo-Pacific, kolaborasi ASEAN dengan semua negara, termasuk Italia, dan organisasi regional di kawasan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat ASEAN.

Selain Indonesia, para perwakilan negara anggota IORA turut hadir di dalam konferensi itu, antara lain dari Afrika Selatan selaku Ketua IORA, Uni Emirat Arab (Ketua IORA berikutnya), India, dan Malaysia. Selain itu, juga hadir Sekretariat IORA, Asosiasi Perusahaan Perikanan Italia (ASSOITTICA) dan lembaga kajian Italia untuk masalah kelautan.

Para peserta yang hadir memberikan apresiasi atas presentasi Indonesia tersebut dan memberikan tanggapan, khususnya terkait potensi kerja sama pengelolaan sumber daya laut serta dampak strategi Indo-Pasifik bagi interaksi antara kawasan Asia Pasifik dengan Eropa, menurut keterangan KBRI Roma. 

Sebagai tanggapan, Indonesia menyampaikan kembali bahwa kolaborasi antara kawasan Mediterania dan Indonesia adalah kunci baik dalam pengelolaan sumber daya laut maupun dalam menghadapi strategi Indo-Pasifik.  

Selain memberikan paparan dalam konferensi terkait IORA , Indonesia juga berbicara di dalam sesi khusus mengenai pembangunan Afrika dan ikut berpartisipasi di dalam pameran potensi kelautan dan pariwisata  
 

Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar