Luhut akui diminta Jokowi tangani kemaritiman dan investasi

id Luhut binsar panjaitan,calon menteri jokowi, kabinet jokowi

Luhut akui diminta Jokowi tangani kemaritiman dan investasi

Luhut diminta Jokowi tangani kemaritiman dan investasi (Hanni Sofia)

Jakarta (ANTARA) - Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Menko Kemaritiman pada Kabinet Kerja Jilid I diminta oleh Presiden Jokowi untuk menangani bidang kemaritiman dan investasi.

Luhut yang mengaku dihubungi oleh Istana sekitar pukul 18.30 WIB datang ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa malam selepas adzan Isya sekitar pukul 19.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih.

Ia mengaku diajak diskusi selama sekitar 20 menit oleh Presiden untuk diberi tahu apa saja yang akan menjadi tugasnya dalam lima tahun ke depan dalam kabinet yang akan segera diumumkan Rabu (23/10).

“Saya dipanggil Presiden dibrief untuk tugas saya ke depan, nanti menangani mengenai maritim dan investasi,” kata Luhut,

Presiden, kata Luhut juga memberikan arahan-arahan untuk penyelesaian masalah investasi termasuk isu petrokimia juga B20, B30, dan seterusnya.

“Sehingga impor migas kita bisa dikurangi yang sekarang jumlahnya sangat besar 300 triliun tapi tadi saya lapor Presiden, B20 per September sudah lebih dari 20 persen kita berhasil kurangi,” katanya.

Kemudian Presiden Jokowi kata Luhut, memintanya agar masalah “refinery” dan “petrochemical” itu harus jadi dalam beberapa tahun ke depan ini.

“Diminta saya langsung juga untuk membantu penanganan itu. Dan koordinasikan semua di jabatan yang diberikan Menko Maritim ditambah investasi, dan beberapa lain di bawahnya,” katanya.

Ia mengatakan, akan ada perubahan nomenklatur yang diamanahkan kepadanya yakni bidang maritim dan investasi.



 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar