Mamuju Tengah perkuat penciptaan wirausahaan dan kualitas hidup

id mamuju tengah,pelatihan pelaku ukm

Mamuju Tengah  perkuat penciptaan wirausahaan dan kualitas hidup

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Mamuju Tengah Colleng Sulaiman saat memberikan sambutan pada pelatihan dan pembinaan ketataniagaan kelompok dagang /usaha informal di Mamuju Tengah, Selasa (2910). ANTARA/HO-Humas Pemkab Mamuju Tengah

Mamuju (ANTARA) - Penciptaan wirausaha dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat menjadi salah satu program utama pemerintah setempat untuk mengatasi masalah pengangguran di daerah itu.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Mamuju Tengah Colleng Sulaiman, pada pelatihan dan pembinaan ketataniagaan kelompok dagang/usaha informal, Selasa.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 kelompok pedagang informal dan pelaku UKM yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah, diantaranya pelaku UKM unggulan seperti keripik pisang, produsen gula aren dan abon ikan serta beberapa pedagang informal seperti barang campuran yang ada di daerah itu.

"Kegiatan ini untuk memperkuat visi dan misi Bupati H Aras Tammauni untuk kualitas pembangunan dan keharmonisan agar Mamuju Tengah mampu menjadi contoh bagi daerah lain," kata Colleng Sulaiman.

Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Mamuju Asnawi Saleh mengatakan, pelatihan dan pembinaan ketataniagaan kelompok dagang/Usaha informal bertujuan memberi wawasan bagi para pedagang informal dan pelaku UKM di Mamuju Tengah agar memiliki wawasan bisnis guna mengembangkan usaha mereka.

Ia menambahkan, Kabupaten Mamuju Tengah yang merupakan wilayah pemekaran dari Kabupaten Mamuju, saat ini sedang tumbuh pesat.

"Mulai banyak pelaku usaha dari luar berinvestasi dengan membuat usaha, salah satunya di bidang kuliner. Pelaku usaha informal ini harus kita lakukan pembinaan agar usahanya dapat berkembang," ujar Asnawi Saleh.

Pelatih bisnis dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar Nur Baumassepe yang menjadi narasumber pada kegiatan itu menyampaikan pentingnya pelaku usaha membuat sistem usaha dan tata kelola serta strategi bisnis agar tetap berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif.

Salah seorang pelaku UKM pemilik merek keripik pisang "Otti Ta" Nurmi mengakui, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para pelaku UKM, khususnya untuk menambah wawasan berbisnis.

Pelaku UKM di Mamuju Tengah lanjut Nurmi juga berharap pemerintah membantu meningkatkan kemitraan dengan perusahaan untuk memperluas pemasaran produk produk UKM di daerah itu.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar