Gubernur Sulsel tegaskan tidak boleh ada pungutan PKL di GOR Sudiang

id gubernur Nurdin Abdullah,PKL Sulawesi selatan,GOR Sudiang

Gubernur Sulsel tegaskan tidak boleh ada pungutan PKL di GOR Sudiang

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah saat melakukan peninjauan di GOR Sudiang Makassar, Minggu,(3/11). ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Prof MH Nurdin Abdullah melarang ada pungutan terhadap pedagang di sekitaran Kawasan GOR Sudiang Makassar.

"Tidak boleh ada pungutan lagi. Ini tanah negara dan kalau dipungut siapa yang pungut dan dia pertanggungjawabkan kepada siapa?" tegas Nurdin Abdullah yang langsung disambut suka cita para pedagang kaki lima di GOR Sudiang Makassar.

Gubernur meninjau GOR Sudiang, Minggu 3 November 2019 pagi. Puluhan pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan di dalam kompleks GOR Sudiang berbaur dengan ratusan pembeli.



Pernyataaan Nurdin Abdullah yang melarang ada pungutan terhadap PKL disambut teriakan, "Hidup gubernur. Ini baru gubernur. Perhatikan masyarakat kecil," teriakan pedagang kaki lima yang mengelilingnya.

Sebagai kompensasi tidak ada pungutan, gubernur meminta kepada masing-masing pedagang untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. "Kalau ada yang kotor, tidak boleh menjual lagi," tegasnya.

Nurdin Abdullah memberi kebebasan kepada pedagang untuk melanjutkan kegiatan usaha sebelum ada penataan dari Pemprov Sulsel.

Nurdin Abdullah menyebutkan, Pemprov Sulsel akan mengucurkan anggaran besar untuk penataan dan pengembangan kawasan GOR Sudiang.

"Silahkan tetap jual sambil menunggu kios yang dibangun pemerintah. Nanti ada tempat khusus untuk jualan," jelasnya.
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar