Golkar Sulsel kunci kandidat pada pilkada serentak di tiga kabupaten

id Penjaringan Golkar, Pilkada serentak, Pilkada 2020, Lutra, Pilkada Lutra

Golkar Sulsel kunci kandidat pada pilkada serentak di tiga kabupaten

Petahana Bakal Calon Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (empat kiri) berfoto bersama Tim Penjaringan Pilkada di Sekertariat Partai Golkar Sulsel jalan Botempangan, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (6/11/2019). ANTARA/Darwin Fatir.

Kalau berdasarkan hasil tim penjaringan ini mungkin baru tiga positif, katakanlah Selayar, termasuk Luwu Utara dan Luwu Timur. Baru tiga kita usung secara positif
Makassar (ANTARA) - Tim penjaringan bakal calon kepala daerah DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan akhirnya mengunci tiga kabupaten untuk menetapkan tiga kandidat yang akan diusung pada Pilkada serentak 23 September 2020.

"Kalau berdasarkan hasil tim penjaringan ini mungkin baru tiga positif, katakanlah Selayar, termasuk Luwu Utara dan Luwu Timur. Baru tiga kita usung secara positif," kata Ketua Penjaringan Pilkada Golkar Sulsel, Kadir Halid di sela tes wawancara di sekertariatnya, Jalan Bontolempangan, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Untuk tiga daerah tersebut yang telah dikunci masing-masing, Kabupaten Kepulauan Selayar yang mengusung Basli Ali menjabat Ketua DPD II Golkar sekaligus Bupati petahana Selayar.

Selanjutnya untuk Kabupaten Luwu Utara (Lutra) ada Indah Putri Indriani merupakan petahana Bupati Lutra sekaligus istri dari Ketua DPD II Kabupaten Lutra, Muh Fauzi yang sudah mengikuti tes wawancara.

Sementara di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) ada bupati petahana, yakni Thoriq Husler sekaligus Ketua DPD II Kabupaten Lutim yang juga sudah mengikuti tes wawancara di Sekertariat DPD I Golkar Sulsel.

Sedangkan khusus di Kabupaten Lutra, Kadir menyatakan optimistis Pilkada tahun 2020 akan dimenangkan, mengingat yang maju bertarung adalah petahana.

"Kita buktikan 2020 bahwa Golkar punya taring di Luwu Utara. Kenapa, karena kita mendukung petahana dan satu-satunya yang mendaftar bacalon bupati," ujar mantan legislator DPRD Sulsel ini.

Selain itu, lanjut dia, suami dari Indah, yakni Muh Fauzi adalah Ketua Golkar Lutim sehingga itu yang menjadi pertimbangan. Soal ditanyakan siapa wakilnya, dari hasil simulasinya disebut Suhaeb Mansyur diketahui salah satu pejabat Dinas PU setempat.

Mengenai konstalasi politik di Lutra, bila melihat kondisi yang ada antara Indah (Bupati) akan melawan rivalnya Thahar Rum (Wakil Bupati) diusung Partai NasDem juga memilih untuk maju bertarung.

"Jadi saya kira melihat kondisi riil politik di sana bisa head to head dengan wakil bupati sekarang (Tahar Rum) petahana. Kalau head to head saya kira peluang besarnya ada sama ibu Indah. Kenapa? berdasarkan survei terakhir elektabilitasnya sudah 59 persen lebih dan wakil baru 15 persen," ungkap dia.

Ia mengatakan, Golkar tetap membuka ruang untuk koalisi karena duet pemerintahan tidak bisa dipertahankan. Ia berharap pilkada di Lutra tidak terjadi kotak kosong atau tidak ada calon yang melawan petahana.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar