Kementan salurkan bantuan untuk petani di Sulbar

id Ternak Sulbar

Kementan  salurkan bantuan untuk petani  di Sulbar

Kementrian Pertanian menyalurkan bantuan pertanian berupa ternak ayam untuk masyarakat petani di kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. ANTARA/Dokumen 

Mamuju (ANTARA) - Kementrian Pertanian menyalurkan bantuan pertanian untuk petani di sejumlah kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar di Mamuju, Minggu menyerahkan langsung bantuan Kementan tersebut kepada masyarakat petani di wilayah Desa Puccadi, Kabupaten Polman.

Bantuan tersebut adalah bantuan program Bedah Kemiskinan Rakyat (Bekerja) yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI tahun 2019.

Bantuan tersebut untuk 16.018 Rumah Tangga Miskin (RTM) yang ada di Sulbar.

Bantuan itu diantaranya 800.900 ekor ternak pakan sebanyak 2.042 ton, dan obat-obatan pertanian sebanyak 16.018 paket dan bantuan pembuatan kandang 16.018 unit.

Bantuan tersebut akan disebar pada enam kabupaten di Sulbar, diantaranya untuk Kabupaten Mamuju sebanyak 4.432 RTM dan ternak ayam yang diberikan sebanyak 221.600 ekor, kemudian Pasangkayu 1.473 RTM dan ternak ayam yang diberikan sebanyak 73.650 ekor.

Selain itu Mamuju Tengah 1.200 RTN ternak sebanyak 60.000 ekor, Majene 2.851, RTM dan ternak sebanyak 142.550 ekor selain itu Kabupaten Polewali Mandar 6.062,RTM dan ternak 303.100 ekor.

Selain ayam, juga terdapat bantuan lain seperti ternak Sapi Bali sebanyak 250 ekor yang ditempatkan pada Instalasi Pembibitan Ternak Unggul (IPTU) Desa Beroangin Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman dan telah diterima Kepala UPTD Balai Perbibitan Ternak, Hijauan makanan Ternak dan Inseminasi Buatan.

Dan selanjutnya paket bantuan ternak sapi bali untuk bibit dan calon Induk sebanyak 334 ekor untuk 25 kelompok.

"Syukuri semua pemberian pemerintah sehingga tahun-tahun mendatang kita terus mendapatkan bantuan, agar Sulbar menjadi daerah peternakan besar, diminta dimanfaatkan dengan baik," katanya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar