Transaksi Alibaba di Festival Belanja 2019 meningkat 26 persen

id Festival Belanja, Alibaba,Tmall, Taobao

Transaksi Alibaba di Festival Belanja 2019 meningkat 26 persen

Layar raksasa di kantor pusat Alibaba Group di Hangzhou, China, menunjuk angka 268,4 miliar yuan saat transaksi pembayaran melalui Alipay dalam Festival Belanja 11-11 ditutup pada Senin (11/11) tepat pukul 00.00 waktu setempat. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

Hangzhou (ANTARA) - Transaksi yang dibukukan raksasa e-dagang asal China Alibaba Group dalam Festival Belanja 11-11 yang berlangsung selama 24 jam pada Senin meningkat sebesar 26 persen dibandingkan ajang serupa pada tahun lalu.

Nilai transaksi yang dibayarkan secara daring melalui Alipay mencapai 268,4 miliar yuan atau sekitar Rp538,9 triliun pada Senin tepat pukul 00.00 waktu setempat (23.00 WIB).

Rekor transaksi Festival Belanja 11-11 tahun lalu yang juga melalui aplikasi pembayaran daring yang dikembangkan oleh Alibaba itu senilai 213,5 miliar yuan terpecahkan sejak pukul 16.31 waktu setempat.

"Hari ini kami menunjukkan kepada dunia bagaimana wujud masa depan konsumsi bagi 'brand' dan konsumen," kata Presiden Taobao dan Tmall, Fan Jiang, setelah penutupan transaksi Festival Belanja 11-11 di kantor pusat Alibaba Group di Hangzhou, Provinsi Zhejiang.

Taobao dan Tmall merupakan platform belanja daring yang dikembangkan oleh Alibaba.

"Kami memenuhi permintaan konsumen di China yang semakin tumbuh dan membantu mereka meningkatkan gaya hidup sambil memperkenalkan kepada para pengguna baru tentang ekonomi digital kami di seluruh China dan dunia," ujarnya.

Lebih dari 200 ribu merek turut berpartisipasi pada festival tahun ini dengan jumlah produk mencapai 1 juta item.

Pada gelaran tahun ini pula, perusahaan logistik Cainiao Network telah memproses 1,3 miliar paket pesanan.

Ada lima negara yang paling banyak menjual produknya ke China selama festival berlangsung, yakni Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, dan Jerman.

Terdapat 299 merek telah mampu membukukan penjualan senilai 100 juta yuan. Dari jumlah itu pula ada 15 merek dagang bisa meraih transaksi 1 miliar yuan.

Beberapa merek global yang banyak terjual di China selama festival berlangsung, di antaranya Apple, Bose, Estée Lauder, Gap, H&M, L’Oréal, Levi’s, MUJI, Nestlé, Nike, Philips, The North Face, Under Armour, dan Uniqlo.

Sementara Ellips, merek dagang perawatan rambut dari Indonesia, yang ambil bagian pada festival tahun ini mampu meraih penjualan 1 juta yuan melalui platform Lazada yang juga anak perusahaan Alibaba Group.

"Selamat datang Ellips, brand Indonesia yang bergabung pada festival tahun ini dengan difasilitasi kemitraan Lazada dan Tmall Global," kata CEO Lazada Indonesia Chun Li.

Ia sangat bangga atas kesuksesan Ellips dalam menunjukkan produk Indonesia kepada dunia melalui festival tersebut.


 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar