Komisioner OJK minta Satgas Waspadai Investasi terus perkuat diri

id Anggota Komisioner OJK,Satgas Waspada Investasi, investasi bodong, OJK NTT

Komisioner OJK minta Satgas Waspadai Investasi terus perkuat diri

Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana memberikan sambutan dalam acara Peresmian Gedung Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT yang berlokasi di Jl. Tom Pello No.2 Fontein, Kota Kupang, Jumat. (Antara foto/Aloysius Lewokeda)

Kupang (ANTARA) - Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana meminta Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi terus memperkuat upaya pencegahan masuknya investasi bodong ke daerah.

"Satgas Waspada Investasi di daerah harus terus memperkuat diri karena kita melihat bahwa investasi bodong masih menjadi momok bagi masyarakat," katanya dalam acara Peresmian Gedung Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT di Jl. Tom Pello No.2 Fontein, Kota Kupang, Jumat.

Dia mengatakan, pemberantasan investasi bodong menjadi tugas bersama, dan tentunya OJK akan berkolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk terus menangkal dan mengurangi praktik investasi bodong di NTT.

Dalam catatan OJK NTT, hingga Juli 2019 sedikitnya sudah 612 warga di daerah setemlat yang menjadi korban investasi bodong dari perusahaan Very Big Data atau Big Data International Groups (BDIG) yang tidak terdaftar atau diawasi OJK.

Untuk itu, lanjut Heru Kristiyana, masyarakat di daerah termasuk di NTT perlu terus diedukasi agar korban investasi bodong semakin berkurang dari waktu ke waktu.

"Karena investasi bodong ini secara nasional juga masih tumbuh sehingga literasi masyarakat penting untuk menangkal praktik ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, Heru Kristiyana yang juga merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK itu, meminta OJK NTT agar terus memotivasi seluruh pelaku industri jasa keuangan di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

"Koordinasi antara OJK dengan pemerintah daerah dan seluruh aparat penegak hukum di daerah meski terus diperkuat untuk kemajuan di daerah NTT ini," katanya.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar