NTP Petani Sulbar naik 0,40 persen

id Bps Sulbar

NTP Petani Sulbar  naik 0,40 persen

Kepal Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar, Win Rizal, di Mamuju, Senin.

Mamuju (ANTARA) - Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Barat (Sulbar) di November 2019 sebesar 112,68 atau naik 0,40 persen dibandingkan NTP Oktober 2019.

"Seperti pada bulan sebelumnya, pada November 2019, NTP Sulbar masih menempati urutan kedua tertinggi di Indonesia," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar, Win Rizal di Mamuju, Senin.

Ia mengemukakan, untuk skala nasional, NTP bulan November 2019 sebesar 104,10, naik sebesar 0,05 persen dibandingkan bulan Oktober 2019, dan mengalami Inflasi perdesaan sebesar 0,29 persen.

NTP Sulbar, menurut subsektor diantaranya untuk Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) 102,59, Subsektor Hortikultura (NTP-H) 120,15, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-R) 118,96.

Sementara itu Subsektor Peternakan (NTP-T) 108,17 dan Subsektor Perikanan (NTN) 107,41.

"Hasil pemantauan harga konsumen perdesaan menunjukkan terjadinya inflasi perdesaan di Sulawesi Barat pada November 2019 sebesar 0,44 persen," ujarnya.

Hal tersebut, lanjut dia secara umum dipicu oleh indeks harga kelompok bahan makanan, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau, kelompok perumahan serta kelompok transportasi dan komunikasi yang mengalami peningkatan.

Inflasi di daerah perdesaan terjadi di 24 provinsi di Indonesia, tertinggi di Sulawesi Utara sebesar 1,12 persen dan terendah di Jawa Barat sebesar 0,04 persen, sementara 9 provinsi lainnya mengalami deflasi.

Sulawesi Barat menempati urutan ke-12 dari 24 provinsi yang mengalami Inflasi perdesaan.
.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar