Anthony latih kemampuan fisik dan teknik hadapi Grup B BWF Finals

id anthony sinisuka ginting,bwf tour finals

Anthony latih kemampuan fisik dan teknik hadapi Grup B BWF Finals

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. ANTARA/Tim PBSI/pri. (ANTARA/Tim PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melatih kemampuan fisik dan tekniknya untuk jelang perebutan tiket semi final dengan Chou Tien Chen (Taiwan), Chen Long (China) dan Viktor Axelsen (Denmark) di babak penyisihan Grup B BWF Tour Finals 2019 Guangzhou, China.

Berdasarkan hasil undian yang berlangsung di LN Garden Hotel, Senin, Anthony akan menghadapi fase penyisihan dengan menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah. Oleh karenanya ia mengaku akan memaksimalkan performanya di sisa waktu yang ada.

"Sejauh ini persiapannya sudah cukup mantap, tapi setelah hasil undian, saya masih harus meningkatkan kualitas fisik dan teknik. Saya masih punya waktu untuk latihan. Selain itu saya juga mau mempersiapkan mental dan pikiran di lapangan sebelum bertanding nanti," kata Anthony dalam sumber resmi PP PBSI di Jakarta, Senin.

Pada catatan pertemuan antara Anthony dan tiga pebulutangkis lainnya di Grup B, pebulutangkis jebolan klub PB SGS PLN Bandung ini punya modal yang cukup baik.

Anthony untuk sementara unggul 6-4 atas Chou Tien Chen. Pada pertemuan terakhirnya di ajang Hong Kong Open 2019 bulan November, Anthony menang dengan skor 8-21, 21-19 dan 21-13.

"Dengan lawan-lawan ini saya sudah pernah bertemu di kejuaraan-kejuaraan sebelumnya. Jadi mungkin saya akan ingat-ingat dan mempelajari lagi permainan mereka," katanya menceritakan.

Catatan manis serupa juga dipegang Anthony kala bertemu Chen Long, dengan raihan enam kemenangan dari total sepuluh pertemuan. Namun pada duel di kejuaraan French Open 2019 bulan Oktober, Anthony kalah 19-21 dan 18-21.

Sedangkan dengan Viktor Axelsen, catatan "head to head" membukukan bahwa keduanya sama kuat dengan raihan 2-2. Terakhir kali keduanya bertemu di ajang Sudirman Cup 2019. Saat itu Anthony dipaksa menyerah dengan skor 9-21 dan 16-21.

"Catatan head to head sebetulnya tidak bisa dijadikan patokan untuk menang atau kalah. Apalagi sekarang kekuatan dan persaingannya sudah sangat merata. Tapi setidaknya ada tambahan motivasi untuk bisa bermain lebih baik lagi," tutur Anthony.

"Saya pribadi pastinya ingin lolos dari penyisihan grup. Tapi saya tidak mau terlalu fokus ke hasil. Yang penting sekarang saya coba untuk fokus main bagus saja. Karena kalau kita mau berusaha maksimal, hasilnya pasti akan mengikuti," pungkas Anthony.

Sementara itu, Jonatan Christie akan menghuni Grup A bersama dengan Kento Momota (Jepang), Wang Tzu Wei (Taiwan) dan Anders Antonsen (Denmark).
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar