
DPRD Mamuju Kutuk Serangan Israel ke Palestina

Mamuju (ANTARA News) - DPRD Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat mengutuk keras aksi serangan Israel yang kembali dilakukan ke Palestina.
"Aksi serangan Zionis Israel ke Palestina adalah kejahatan kemanusiaan yang sangat keji dipertontonkan kepada masyarakat Internasional," kata anggota DPRD Mamuju, Hajrul Malik, di Mamuju, Kamis.
Ia juga mengutuk kekerasan yang dilakukan Israel di atas Kapal Mavi Marmara yang membawa misi bantuan kemanusiaan internasional ke Jalur Gaza, Palestina, 31 Mei 2010 yang dianggapnya sudah diluar ambang batas kemanusian yang sungguh biadab dan menginjak-injak hak azasi manusia.
Oleh karena itu, kata dia, DPRD Kabupaten Mamuju menyatakan mengutuk keras aksi kekerasan Israel yang hampir mendapat kecaman dari seluruh penjuru dunia tersebut.
"Israel adalah penjahat kemanusiaan yang harus dihakimi secara internasional," kata Hajrul yang merupakan legislator Partai PKS ini.
Karena, menurutnya, serangan yang dilakukannya terhadap Palestina adalah bentuk pelanggaran terhadap hukum Internasional sehingga dunia juga harus memberikan hukum secara internasional.
Ia meminta agar masyarakat Internasional terus memberikan dukungan dan bantuan moril kepada rakyat Palestina agar Israel menghentikan aksi serangannya.
"Harus ada gerakan moral untuk mendukung rakyat Palestina agar tidak menyerah, dan agar Zionis Israel menghentikan aksi biadabnya," katanya.
Ia mengaku mendukung langkah politik Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang melindungi rakyat Palestina dengan mengutuk dan meminta Israel menghentikan aksinya.
"Meski terlambat namun langkah SBY sudah sangat tegas, agar Israel menghentikan aksi biadabnya ke Palestina," katanya. (T.KR-MFH/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
