Logo Header Antaranews Makassar

17 DPC Hanura Sulsel Pertanyakan Legitimasi Musda

Sabtu, 12 Juni 2010 17:24 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 17 Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Sulawesi Selatan akan mengadu ke DPP mempertanyakan legitimasi Musyawarah Daerah Hanura pada Minggu (13/6) pagi.

Rahman Halid salah seorang kandidat Ketua DPD Partai Hanura Sulsel yang memilih "walkout" dari arena Musda Jumat (11/6) malam, mengatakan, aksinya bersama 17 DPC lainnya menyusul empat ketua DPC pendukungnya tidak diperkenankan masuk arena Musda.

"Kita kecewa dengan hasil musda semalam karena musda yang berlangsung itu sudah 'deadlock' setelah saya dan 17 DPC pendukung saya memilih keluar dari arena," katanya.

Langkah walkout itu ditempuhnya karena kecewa dengan adanya sikap tidak sportif panitia pelaksana yang tidak memasukkan empat orang pendukungnya masing-masing dari Makassar, Parepare, Sidrap dan Soppeng.

Ketua DPC Parepare Sukawati Husain mengaku heran dengan sikap panitia musda yang sepertinya mengada-adakan peraturan yang semula tidak ada tercatat dalam panduan juklak musda.

"Di Juklak jelas-jelas disebutkan yang tercatat sebagai peserta adalah ketua, sekretaris, dan bendahara DPC. Saya ini ketua DPC yang di SK-kan bapak ketua umum tapi tetap tidak dikasih tanda pengenal apalagi masuk ke arena musda," keluhnya.

Selain DPC Parepare, ketua DPC Soppeng Didik A Madjid menduga adanya skenario oleh panitia musda untuk memecah dukungan ke Rahman Halid.

"Memang ada skenario yang mencoba membangun peta konflik antara ketua dan sekretaris sehingga dukungan yang semula solid menjadi rusak," katanya. (T.KR-MH/R018)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026