Logo Header Antaranews Makassar

BKD klaim ujian perdana CPNS Pemprov Sulawesi Selatan berjalan lancar

Selasa, 28 Januari 2020 19:11 WIB
Image Print
Suasana kegiatan Simulasi Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel bekerjasama dengan Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Makassar yang digelar di Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Minggu,(17/11). ANTARA/HO Humas Pemprov Sulsel/am.

Makassar (ANTARA) - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, Asri Sahrun mengklaim ujian hari pertama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berjalan lancar dan tidak mendapati masalah serius selama ujian berlangsung.

"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, soal jaringan juga tidak ada masalah dari lima sesi yang berlangsung hari ini," katanya, di Makassar, Selasa.

Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa belum didapati kecurangan seperti joki pada ujian perdana yang akan digelar hingga Sabtu, 4 Februari.

Meski demikian, kata Asri, berdasarkan laporan yang masuk dari panitia di lapangan, BKD mencatat bahwa ada belasan hingga puluhan peserta yang tidak hadir dan itu terjadi di semua sesi dengan menjadwalkan 250 orang setiap sesinya.

"Sesuai laporan, sesi pertama ada 26 orang yang tidak hadir, sesi ke dua ada 16 orang dan sesi ke tiga hingga ke kelima hari ini datanya belum direkap," katanya.

Sebelumnya, BKD Sulawesi Selatan menetapkan sebanyak 5.391 peserta rencananya akan mengikuti ujian CPNS Pemprov Sulsel dengan sistem Computer Asissted Test (CAT) yang menggunakan 250 unit komputer/laptop.

Ribuan peserta tersebut akan dibagi dalam lima sesi setiap harinya, kecuali Jumat hanya menggunakan empat sesi. Masing-masing sesi sebanyak 250 peserta.

Sementara itu, menanggapi adanya keluhan dari peserta ujian mengenai uang parkir, Asri mengatakan pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan pihak Satpol PP untuk melakukan penertiban.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026