
Pencarian Sertakan Keluarga Korban KM Teratai Prima

Pare-Pare, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Pencarian korban tenggelam KM Teratai Prima yang dilakukan pada Jumat siang, mengikutsertakan para keluarga korban.
"Mereka para keluarga korban akan diikutkan pada KRI Untung Suropati yang siang ini melakukan pencarian," kata SAR Mission Coordinator (SMC) AL, Kolonel Laut Jaka Santoso di Pare-Pare, Jumat.
Menurutnya, sebanyak 13 orang anggota keluarga korban tersebut bersama empat tenaga medis dan kru penyelamat lainnya akan melakukan pencarian di wilayah perairan Pare-Pare dan Majene.
Sementara itu, berdasarkan jadwal pada hari Jumat ini, pencarian mulai dilakukan sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WITA.
Misi pertama dilakukan Kapal Angkatan Laut (KAL) Samalona yang menyusuri sektor selatan perairan Pare-Pare menuju perairan Takkalasi, Kabupaten Barru, Sulsel.
Di saat yang sama KRI Kakap juga melakukan patroli di sekitar Pulau Kapoposang, Kabupaten Barru, Namun karena hasilnya nihil, pencarian diteruskan ke perairan sebelah barat Pare-Pare.
Pencarian melalui laut itu dibantu lewat udara dengan menggunakan Heli BO-105 yang menyisir dari Pulau Kapoposang hingga perairan Majene.
Operasi udara yang dimulai pukul 07.05 WITA ini, rencananya akan ke Makassar untuk mengisi logistik lalu melanjutkan pencarian ke perairan Pare-Pare dan Majene.
Operasi pencarian lalu dilanjutkan sejumlah personel Basarnas menggunakan Rescue Boat 302/MKS dibantu aparat Yonif 721 TNI AD dan Brimob.
Ratusan nelayan juga dilibatkan dalam upaya pencarian korban itu dengan menggunakan kapal-kapal nelayan.
Operasi pencarian pada pagi hari ditutup operasi lanjutan KAL Samalona yang menyisir perairan di sekitar Pulau Painikiang, Kabupaten Pangkep, pada pukul 10.15 WITA. (T.PK-AAT/M015)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
