Logo Header Antaranews Makassar

Petani Sidrap Diimbau Tanam Varietas Genjah

Selasa, 27 Juli 2010 20:30 WIB
Image Print

Sidrap,Sulsel (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap, Sulawesi selatan, mengimbau petani untuk menggunakan benih varietas genjah memasuki musim tanam Agustus hingga Oktober mendatang.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Sidrap, Dollah Mando di Sidrap Selasa sehubungan rencana penutupan saluran irigasi induk Rappang yang berlangsung hingga 1 Oktober 2010.

"Benih varietas genjah bisa dipanen dalam waktu yang singkat, sehingga tanaman tidak harus tergantung pada kebutuhan air selama perbaikan atau rehabilitasi saluran irigasi berlangsung," katanya.

Selain mengimbau untuk memilih benih varietas genjah, Wabup juga meminta petani dapat menerapkan sistem tabela, sehingga tanam padi bisa dipanen secara tepat waktu.

"Kalau tidak pakai varietas genjah, petani juga bisa menanam tanaman palawija," katanya.

Dollah yang juga mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distambun) Sidrap itu mengharapkan instansi terkait Pemkab Sidrap, dalam hal ini Dinas Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sidrap senantiasa mengawal kelangsungan pertanian di daerah ini, terutama dalam menjamin ketersediaan varietas genjah serta benih palawija dan pupuk.

Ditemui Terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Sidrap, Imran Abidin mengatakan, penutupan saluran irigasi yang berlangsung hingga saat ini merupakan program perbaikan saluran irigasi.

Selama penutupan pemerintah akan melakukan pengerukan dan perbaikan. Untuk kepentingan itukah sehingga saluran irigasi Saddang ditutup selama enam bulan atau satu musim tanam (MT), terhitung sejak Mei-Oktober 2010.

Ditambahkan pengerukan dilakukan karena terjadi pendangkalan sejak puluhan tahun terakhir.

Dia mengakui dampak penutupan saluran tersebut tidak hanya melanda lahan pertanian Sidrap namun juga sejumlah wilayah yang dilalui saluran irigasi teknis Saddang seperti Pinrang dan Wajo.

Rencana perbaikan saluran iIrigasi Sadang Rappang kata dia, telah disepakati hanya untuk satu musim tanam saja.

"Pemkab Sidrap sepakat untuk tidak melakukan penanaman selama satu musim tanam, yaitu Mei-Oktober 2010," katanya.

Untuk memantapkan rencana penutupan saluran irigasi itu, Pemkab Sidrap telah melakukan pertemuan dalam bentuk tudang sipulung untuk mencari alternatif kegiatan para petani saat penutupan irigasi dilaksanakan. (T.PSO-098/S025)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026