Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Bantaeng salurkan bantuan kebutuhan pokok kepada 3.565 RTS

Rabu, 15 April 2020 15:17 WIB
Image Print
Bupati Bantaeng Dr Ilham Azikin (kiri) saat melepas secara resmi distribusi bantuan kepada warga terdampak pandemi COVID-19 di Posko dan media centre Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Bantaeng di Lamalaka, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu (15/4/2020). ANTARA/HO-Surya
Penyaluran bantuan ini adalah salah satu bentuk sinergitas semua elemen masyarakat yang ada di Bantaeng

Bantaeng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantaeng mulai menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada 3.656 rumah tangga sasaran (RTS) yang terdampak pandemi corona virus disease 19 atau COVID-19 di Kabupaten Bantaeng.

"Penyaluran bantuan ini adalah salah satu bentuk sinergitas semua elemen masyarakat yang ada di Bantaeng," kata Bupati Bantaeng Dr Ilham Azikin saat melepas secara resmi distribusi bantuan tersebut di Posko dan media centre Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Bantaeng di Lamalaka, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu.

Menurut dia, selama satu bulan terakhir ini COVID-19 telah memberikan dampak terhadap sejumlah masyarakat. Beruntungnya, kebersamaan yang terjalin di Bantaeng tetap terus terjaga sehingga masyarakat dapat terus terlindungi dari dampak ini.

Dia menambahkan, Pemkab Kabupaten Bantaeng terus berupaya untuk menjaga warga Bantaeng dari dampak pandemi ini, secara medis sampai saat ini, belum ada warga Bantaeng yang dinyatakan terpapar COVID-19.

"Tetapi kita memiliki dampak lain. Terutama dampak ekonomi masyarakat. Beruntung, kita mendapat support yang baik dari seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu," ujarnya.

Bupati berharap semua elemen masyarakat di Bantaeng ikut bergerak bersama pemerintah untuk saling menjaga dan melindung dari dampak virus corona baru.

Menurutnya, bantuan dari seluruh elemen masyrakat ini sangat menentukan keberhasilan Bantaeng untuk mencegah pandemi COVID-19.

"Semua pihak juga bisa menjadi bagian dari pengawasan dan ikut membantu Pemerintah," kata Ilham.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemkab Bantaeng Syamsir mengatakan data penerima bantuan sebanyak 3.565 RTS itu berasal dari verifikasi berlapis oleh Pemkab Bantaeng yang tertuang dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sudah divalidasi dan mendapat Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Sosial serta bisa dipertanggung jawabkan secara regulasi.

"Data ini adalah data terbaru yang kena dampak COVID-19," ujarnya.

Dia menambahkan, data tersebut diluar dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang mencapai angka 10 ribu RTS.

"Saya harap bantuan ini bisa tiba dan tepat sasaran," kata Syamsir.

Sedang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dr Ihsan mengatakan data dan bantuan yang disalurkan ini adalah bentuk sinergi semua elemen masyarakat antara lain Baznas, Karang Taruna, KNPI, Pemuda Pancasila, Hipmi, kelompok masyarakat Tionghoa Bantaeng dan perusahaan swasta yang ada di Bantaeng.

Dia mengatakan segmen utama masyarakat yang menerima bantuan ini adalah para pekerja serabutan (1.833 RTS), pekerja bidang transportasi (607 RTS), pekerja bangunan (740 RTS), pekerja perikanan budidaya (374 RTS), pekerja hotel dan rumah makan (11 RTS). (*/Adv)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026