
Unhas respons aduan mahasiswa terkait kebutuhan pokok

Selebihnya berharap dibantu masker, obat-obatan dan suplemen vitamin, pulsa, dan ada juga aduan langsung minta dana tunai
Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin melalui Bidang Kemahasiswaan merespons aduan mahasiswa yang masih menetap di sekitar kampus dengan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi mahasiswa terdampak COVID-19.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas Prof Dr drg A Arsunan Arsin MKes., menjelaskan bidang kemahasiswaan menerima 173 aduan, dimana sekitar 90 persen diantaranya berharap memperoleh bantuan bahan pokok.
"Selebihnya berharap dibantu masker, obat-obatan dan suplemen vitamin, pulsa, dan ada juga aduan langsung minta dana tunai. Untuk hari ini kita distribusikan paket bahan pokok yang bersumber dari dana bantuan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Unhas," jelas Prof Arsunan.
Ia menjelaskan, ini merupakan respons terhadap aduan mahasiswa yang tinggal di Ramsis, Rusunawa, dan Ramtek yang telah diterima pada hotline layanan kemahasiswaan selama masa pandemi COVID-19.
Arsunan mengatakan, hadirnya layanan hotline kemahasiswaan merupakan upaya untuk terus memantau mahasiswa selama masa pandemi COVID-19.
"Hotline ini membantu kami menyalurkan donasi kepada adik-adik mahasiswa yang membutuhkan, juga kami bisa memetakan permasalahan terkait dampak pandemi COVID-19, antara lain kami bisa mendengar keluhan yang muncul terkait kendala apa saja dialami selama masa pandemi," ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok mahasiswa, sumber dana yang digunakan berasal dari program bina desa di daerah menjadi Program Hotline Peduli Dampak Covid-19 bagi mahasiswa yang bermukim di asrama (ramsis/rusunawa/ramtek).
Selain itu, Pengurus Pusat IKA Unhas juga memberikan bantuan yang diperuntukkan bagi mahasiswa Unhas yang masih bertahan di seputaran kampus.
"Insya Allah kami dijanjikan juga dari Pemerintahan Provinsi sebanyak 250-500 paket bahan pokok, peruntukannya kepada adik-adik mahasiswa yang membutuhkan," lanjut Arsunan.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
