Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar Andalkan Sektor Pertanian untuk Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 Agustus 2010 07:54 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengandalkan sektor pertanian untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi daerahnya.

"Sektor pertanian masih merupakan andalan daerah ini dalam memacu pertumbuhan ekonomi," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Jumat.

Ia mengatakan, sektor pertanian dominan dalam memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah ini menjadi daerah yang memiliki pertumbuhan tertinggi di Indonesia dengan pertumbuhan mencapai sekitar 15,1 persen.

Menurut dia, potensi pertanian di Sulbar yang paling diandalkan adalah perkebunan sawit dengan produksi sekitar 673.713 ton per tahun di samping itu, juga tanaman kakao sekitar 180,000 ton per tahun dari lahan seluas 332.902 hektare serta juga terdapat pertanian padi dengan produksi sekitar 370.000 ton dan luas sekitar 65,000 hektare.

Gubernur mengatakan, daerah ini perlu melakukan strategi untuk meningkatkan produksi pertaniannya dalam rangka lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang telah diraih.

"Pertanian perlu didorong terus dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat agar lebih maju di masa mendatang serta memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi, program revitalisasi pertanian yang telah dicanangkan daerah ini perlu ditingkatkan lagi," katanya.

Ia mengatakan, selain pertanian, sektor lainnya yang banyak menopang pertumbuhan ekonomi daerah adalah sektor swasta sehingga pemerintah daerah ini juga perlu memberikan perhatian kepada sektor swasta di masa mendatang.

Menurut dia, sektor yang paling banyak memberikan kontribusi lainnya terhadap petumbuhan ekonomi daerah ini adalah sektor investasi.

Ia mengatakan, sejumlah perusahaan asing telah mengelola migas di enam blok migas di Sulbar, diantaranya PT Exxon Mobile, PT Tateli NV, PT Marathon, PT Conoco Philips.

"Investasi migas di Sulbar tersebut membuka peluang usaha yang besar bagi daerah ini, untuk menambah sektor pendapatan dari migas yang nantinya akan semakin memacu pertumbuhan ekonomi daerah," katanya. (T.KR-MFH/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026