Logo Header Antaranews Makassar

Labfor Selidiki Kebakaran Kantor DPD Golkar Gowa

Rabu, 25 Agustus 2010 19:32 WIB
Image Print

Sungguminasa, Sulsel (ANTARA News) - Laboratorium Forensik Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Cabang Makassar menyelidiki kasus kebakaran Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Gowa, Sulsel yang menghanguskan kantor dan seluruh isinya.

Petugas Labfor Polda Sulselbar Cabang Makassar, I Gede Suartawan di Makassar, Rabu, mengatakan, kasus kebakaran yang terjadi di kantor Partai Golkar itu sudah dilakukan penyelidikan dan olah tempat kejadia perkara (TKP).

Beberapa petugas Labfor juga terlihat mengambil arang dan abu di sekitar titik kebakaran itu. Arang dan abu itu diambil untuk mengetahui kandungan kimia yang ada pada arang tersebut.

"Kita ambil arang dan abu saja. untuk menyelidiki kandungan apa yang ada di arang dan abu itu. Hasilnya, mungkin beberapa hari ke depan bisa diketahui," ujarnya.

Informasi yang didapatkan di lokasi kejadian, kebakaran itu pertamakali diketahui oleh satpam yang bertugas di Perumahan Taman Pesona Asri dan seorang pemuda di sekitar kejadian, kedua orang itu Catur dan Yuda.

Saat itu, kedua orang itu sempat mendengar suara pecahan kaca yang berasal dari kantor Golkar tersebut. Saat menoleh, mereka melihat motor yang melaju kencang ke arah barat kantor Golkar.

Mereka juga sempat mengejar pengendara, hanya saja mereka tidak sempat menemukan dua pemuda yang berboncengan dengan sepeda motor itu.

Ketua DPD II Golkar Gowa, Tenri Olle Yasin Limpo mengatakan, kebakaran itu karena tidak adanya satpam yang menjaga kantor itu.

"Mereka juga pulang karena mau sahur. Makanya tidak ada yang menjaga kantor kita," jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Gowa, AKP Ardi Rahananto mengatakan, kasus tersebut sementara ditangani oleh pihak kepolisian.

Pihaknya juga sudah memeriksa dua orang yang sempat mengejar pemuda berkendaraan motor yang meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian itu. Dia juga belum bisa memastikan apakah kantor itu sengaja dibakar atau terbakar.

"Motifnya belum kita ketahui karena masih dalam penyelidikan. Kita tunggu saja hasil dari Labfor, apakah dibakar atau terbakar," jelasnya. (T.KR-MH/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026